Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Barat

Doa dan Zikir Warnai Peringatan 21 Tahun Tsunami di Aceh Barat

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bentuk refleksi serta pengingat atas musibah besar

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/Sadul Bahri
21 TAHUN TSUNAMI - Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP dan Wakil Bupati Said Fadheil, Sekda Dr Kurdi beserta jajaran dan masyarakat melaksanakan zikir dan bersama, Jumat (26/12/2025), dalam rangka peringati 21 Tahun Tsunami, di Masjid Babul Jannah Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan.     

Ringkasan Berita:
  • Peringatan 21 tahun tsunami Aceh Barat diisi doa, zikir, ziarah makam massal, tausiah ulama, serta santunan anak yatim sebagai refleksi atas bencana 26 Desember 2004.
  • Bupati Aceh Barat menekankan penguatan keimanan, introspeksi diri, dan kesadaran kolektif untuk menjauhi kemaksiatan demi menjaga keberkahan daerah.
  • Pemerintah daerah menegaskan penindakan tegas terhadap pelanggaran syariat di tempat usaha, termasuk sanksi pembatasan operasional hingga penutupan permanen.
 
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Doa dan zikir mewarnai peringatan 21 tahun bencana tsunami di Aceh Barat yang digelar di halaman Masjid Babul Jannah, Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (26/12/2025).

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bentuk refleksi serta pengingat atas musibah besar yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004 silam.

Sebelum pelaksanaan doa bersama, Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan ziarah ke makam massal korban tsunami di kawasan Ujung Karang, Meulaboh. 

Ziarah tersebut dilakukan untuk mengenang para korban sekaligus mendoakan arwah yang telah gugur dalam bencana dahsyat tersebut.

Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Barat, Tgk H Mahdi Kari.

Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat keimanan, memperbanyak zikir, serta menjadikan peringatan tsunami sebagai momentum introspeksi diri dan perbaikan moral.

Baca juga: 21 Tahun Tsunami Aceh - Bertahan di Ambang Maut: Terkubur 7 Hari hingga Naik Tong Sampah

Usai tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama, serta santunan kepada anak-anak yatim yang diserahkan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat.

Santunan tersebut sebagai kepedulian pemerintah daerah terhadap generasi yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang bersama.

Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi, SP, menegaskan pentingnya kesadaran kolektif dalam memberantas kemaksiatan di tengah masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa kemaksiatan tidak boleh dibiarkan terjadi dan harus dicegah bersama-sama demi menjaga keberkahan daerah.

Menurutnya, bencana dapat menjadi peringatan dari Allah SWT akibat perbuatan manusia.

Ia menegaskan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan oleh pelaku kemaksiatan, tetapi juga oleh masyarakat secara luas.

Baca juga: Warga Gampong Ujong Kalak Aceh Barat Larut Dalam Doa Bersama Peringati 21 Tahun Tsunami Aceh

Jangan Biarkan Perbuatan Melanggar Syariat

Bupati juga mengingatkan para pelaku usaha di Aceh Barat agar tidak membiarkan pengunjung melakukan perbuatan yang melanggar syariat di tempat usaha mereka.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindak tegas jika ditemukan pelanggaran saat razia dilakukan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved