Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

Mulai Hari Ini, Jembatan Bailey Kuta Blang Sudah Bisa Kendaraan, Kapasitas Maksimal 30 Ton

Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen kembali dapat diintasi kendaraan mulai hari ini Sabtu (27/12/2025)

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Serambinews.com
Setelah kurang lebih sebulan ambruk akibat banjir, Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen kembali dapat diintasi kendaraan mulai hari ini, Sabtu (27/12/2025). 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Setelah kurang lebih sebulan ambruk akibat banjir, Jembatan Krueng Tingkeum, Kecamatan Kuta Blang, Bireuen kembali dapat diintasi kendaraan mulai hari ini, Sabtu (27/12/2025).

Karena statusnya sebagai jembatan darurat, maka kendaraan yang melintas hanya boleh memiliki bobot maksimal 30 ton.

Juru Bicara Posko Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan bahwa jembatan tersebut telah rampung dikerjakan dan mulai difungsikan pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Murthalamuddin menyebutkan, pembangunan jembatan darurat tersebut dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh. 

Proyek ini mendapat pendampingan penuh dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dengan dukungan personel TNI dan Polri di lapangan.

Baca juga: VIDEO Jembatan Bailey Kutablang Bireuen Tersambung, Berat Kendaraan yang Melintas Dibatasi

“Alhamdulillah, jembatan sudah selesai dan siap digunakan mulai hari ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja siang dan malam, saling bahu-membahu dalam penanganan jembatan ini,” ujar Murthalamuddin.

Ia menjelaskan, Jembatan Krueng Tingkeum sepanjang 66 meter yang sebelumnya mengalami kerusakan berat hingga terputus akibat banjir bandang dan tanah longsor, kini telah kembali berfungsi dengan kapasitas beban maksimal hingga 30 ton.

Dengan difungsikannya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat kembali lancar, termasuk distribusi logistik antardaerah. 

Selain itu, aktivitas ekonomi, perdagangan, serta layanan publik yang sempat terganggu akibat bencana juga diharapkan dapat segera pulih.(*)

Baca juga: 320 Perusahaan Tambang dan Sawit Beroperasi di Aceh, Sudah Bantu Apa untuk Korban Banjir? 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved