Jumat, 24 April 2026

Banjir Landa Aceh

200-an Rumah Warga Kutablang-Bireuen Masih Tertimbun Lumpur

“Rumah saya dulunya berjarak hampir 50 meter dengan sungai, sekarang hanya berjarak 10 meter lagi dengan sungai dan penuh lumpur,” ujarnya.  

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Yusmandin Idris
TERTIMBUN LUMPUR – Hampir seluruh rumah warga Desa Ujong Blang, Kutablang, Bireuen, tertimbun lumpur saat banjir bandang November lalu, kondisi, Kamis (1/1/2025). 

 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sekitar 200 unit rumah warga Desa Ujong Blang, Kutablang, Bireuen hingga Kamis (1/1/2026) masih tertimbun lumpur tebal bawaan banjir bandang akhir November lalu.

Amatan Serambinews.com di desa tersebut, ruas jalan sudah dibersihkan beberapa waktu lalu.

Endapan lumpur berada di sisi kiri dan kanan jalan.

Rumah-rumah warga baru sebagian dibersihkan, itupun halaman depan.

Sedangkan bagian dalam banyak yang belum tersentuh sama sekali.

Maulid Ulfa (45) yang sedang membersihkan rumah orang tuanya Nuriah mengaku, sudah beberapa hari membersihkan, namun masih banyak lumpur.

“Lumpur di dalam saja belum bersih, bagian luar juga banyak tumpukan lumpur,” ujarnya.

Pengakuan yang sama disampaikan sejumlah warga lainnya, di mana endapan lumpur di seluruh rumah warga desa setempat masih tebal.

Darwinsyah, seorang warga lainnya yang mendampingi Serambinews.com keliling desa tersebut mengatakan, rumah orang tuanya masih tertimbun lumpur tebal dan ibunya tidur di meunasah.

Sedangkan dirinya membuat satu gubuk kecil di atas lumpur dekat rumah.

TERTIMBUN LUMPUR – Hampir seluruh rumah warga Desa Ujong Blang, Kutablang Bireuen, tertimbun lumpur saat banjir bandang November lalu, kondisi Kamis (1/1/2025).
TERTIMBUN LUMPUR – Hampir seluruh rumah warga Desa Ujong Blang, Kutablang Bireuen, tertimbun lumpur saat banjir bandang November lalu, kondisi Kamis (1/1/2025). (Serambinews.com/Yusmandin Idris)

Baca juga: Pemko Lhokseumawe Terjunkan Ratusan PPPK ke Wilayah Terdampak Banjir di Aceh Utara

Sebelum banjir, lokasi rumah mereka berjarak sekitar 70 meter dengan jalan dan berjarak sekitar 20 meter
dengan bibir sungai,.

Setelah banjir bandang, jalan sudah menjadi sungai dan banyak rumah hilang diterjang banjir.

“Rumah saya dulunya berjarak hampir 50 meter dengan sungai, sekarang hanya berjarak 10 meter lagi dengan sungai dan penuh lumpur,”ujarnya.  

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved