Rabu, 3 Juni 2026

Banjir Landa Aceh

Taman Zakat Gelar Program Psikososial untuk Anak Korban Banjir Aceh Tamiang

Lembaga Amil Zakat  (LAZ) Taman Zakat menggelar program pemulihan psikososial bagi anak-anak penyintas banjir di Desa Sungailiput, Kecamatan

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Mursal Ismail
Dokumen LAZ
PSIKOSOSIAL - Sejumlah anak korban banjir di Aceh Tamiang terlihat antuasias mengikuti permainan program psikpsosial yang dilakukan LAZ, Minggu (4/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • LAZ Taman Zakat menggelar kegiatan permainan edukatif, dongeng, dan menggambar bagi anak-anak penyintas banjir di Desa Sungailiput, Aceh Tamiang
  • Program ini dilakukan setelah fase tanggap darurat, disertai rencana penyaluran paket perlengkapan sekolah, paket gizi, dan vitamin bagi anak-anak yang perlengkapannya rusak atau hilang akibat banjir.
  • Taman Zakat mengirim 2 gelombang relawan sejak Desember hingga awal Januari. 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Lembaga Amil Zakat  (LAZ) Taman Zakat menggelar program pemulihan psikososial bagi anak-anak penyintas banjir di Desa Sungailiput, Kecamatan Kejuruanmuda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Perwakilan LAZ Taman Zakat, Minggu (4/1/2026), mengatakan kegiatan ini sebagai bagian dari fase rehabilitasi pascabencana. 

Program tersebut mencakup permainan edukatif, kegiatan mendongeng, serta aktivitas menggambar yang ditujukan untuk mengisi kekosongan kegiatan anak-anak yang hingga kini belum kembali bersekolah akibat banjir.

“Anak-anak ini belum sekolah dan belum punya aktivitas rutin.

Kami ingin mereka tetap memiliki kegiatan positif sekaligus membantu mengurangi trauma,” kata Fandi Ahmad Fahrurozi, Supervisor Program Lembaga Amil Zakat Taman Zakat.

Ia mengatakan kegiatan psikososial menjadi fokus utama Taman Zakat pada tahap rehabilitasi, setelah sebelumnya menjalankan operasi tanggap darurat.

Baca juga: Kepala Kankemenag Abdya Lepas 30 Relawan Peduli Bencana ke Aceh Tengah

Selain pendampingan mental, lembaga tersebut juga menyiapkan bantuan lanjutan berupa paket perlengkapan sekolah, paket gizi, serta vitamin untuk anak-anak.

“Ke depan kami akan menyalurkan paket sekolah karena banyak perlengkapan anak yang rusak atau hilang saat banjir,” ujar Fandi.

Ia menambahkan, paket tersebut akan berisi tas, buku tulis, makanan bergizi, dan vitamin.

Menurut Fandi, Taman Zakat telah mengirimkan dua gelombang tim relawan ke Aceh Tamiang.

Gelombang pertama diterjunkan pada awal Desember selama sekitar 10 hari dengan fokus pada fase tanggap darurat.

Sementara gelombang kedua berlangsung dari 1 hingga 8 Januari, dengan fokus pada rehabilitasi, termasuk kegiatan psikososial, dapur umum, serta distribusi paket bantuan.

Baca juga: Ditahan Imbang Bekasi City, Akhyar Ilyas Soroti Finishing Persiraja

Operasi kemanusiaan tersebut, kata dia, menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait logistik dan komunikasi di lapangan.

“Pengadaan logistik cukup menantang karena jaraknya jauh. Komunikasi dengan warga juga membutuhkan waktu, tapi setelah terbangun kepercayaan, kegiatan bisa berjalan lancar,” katanya.

Fandi juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra yang terlibat dalam kolaborasi kemanusiaan tersebut, yang menurutnya memungkinkan Taman Zakat memperluas jangkauan bantuan ke berbagai wilayah terdampak bencana di Indonesia. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved