Kamis, 9 April 2026

Berita Duka

Innalillahi, Ibunda Ketua MPU Aceh Meninggal Dunia

Ibunda Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Abu H Faisal Ali meninggal dunia Senin (5/1/2026).

|
Penulis: Muhammad Hadi | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM/IST/Tidak Ada
MENINGGAL DUNIA - HJ Rusni Binta H Yunus, ibunda dari Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Faisal Ali meninggal dunia, Senin (5/1/2026). Almarhumah dikebumikan di Kompleks Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah, Sibreh, Kabupaten Aceh Besar. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Hj Rusni binti H Yunus (Nek Mu), Ibunda Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Abu H Faisal Ali meninggal dunia di Rumah Sakit Teungku Fakinah, Banda Aceh, Senin (5/1/2026).

Jenazah dibawa pulang dari rumah sakit dan dikebumikan menjelang Maghrib di Kompleks Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah Sibreh, Kabupaten Aceh Besar.

Lokasi dayah milik Abu Faisal Ali ini berada di Desa Dilip Bukti, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Dayah tersebut berjarak sekitar 18 Kilometer dari Kota Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh atau sekitar 100 meter dari Jalan Nasional Banda Aceh - Medan. 

Tim Serambinews.com yang datang ke Dayah Mahyal Ulum menyaksikan langsung ribuan pelayat yang datang.

Ibu Ketua MPU Aceh Meninggal Dunia
MELAYAT - Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia Zainal Arifin M Nur mendengar cerita Ketua MPU Aceh Abu Faisal Ali tentang almarhum ibunda yang tinggal bersamanya di Dayah Mahyal Ulum Al-Aziziyah sampai akhir hayatnya, Senin (5/1/2026).

Para santri juga terlihat membaca Alquran di atas balai di sisi kuburan dalam kompleks Dayah.

Para santri juga sibuk menyambut tamu yang datang silih berganti ke Dayah tersebut.

Baca juga: YLPI Mahyal Ulum Al-Aziziyah Gelar Rakor dan Raker, Siapkan Lulusan yang Bermanfaat Bagi Siapapun

Abu H Faisal Ali atau yang akrap disapa Abu Sibreh atau Lem Faisal menjelaskan, ibundanya dikebumikan di sisi kuburan suaminya.

Ayah Abu H Faisal Ali meninggal pada tahun 2006 atau 20 tahun yang lalu.

25 Tahun Tinggal Bersamanya

Diceritakan Abu Sibreh, kedua orangtuanya dari Lamno, Aceh Jaya mulai tinggal bersamanya sejak tahun 2000.

"Rumah di Lamno sudah lama diwakafkan. Tapi Mak kalau pulang ke Aceh Jaya sangat senang untuk menghadiri berbagai acara," jelas Lem Faisal yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh.

Lem Faisal menjelaskan keluarganya berjumlah empat bersaudara, yaitu dua laki-laki dan dua perempuan.

Informasi yang diperoleh Serambinews.com, saat pemakaman turut dihadiri Bupati Aceh Besar, Syech Muharram dan para tokoh serta ribuan pelayat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved