Jumat, 15 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Bantu Pemulihan Layanan Kesehatan, BPOM Aceh Lepas Relawan ke Tamiang

Pelepasan tersebut dipimpin langsung Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Riyanto di Posko BPOM Peduli Aceh

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Subur Dani
Istimewa
LEPAS RELAWAN - Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Riyanto melepas relawan untuk pemulihan layanan kesehatan ke Aceh Tamiang di Kantor BPOM Banda Aceh, Selasa (6/1/2026). SERAMBI/HO 
Ringkasan Berita:
  • Balai Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM), melepas relawan kemanusian ke daerah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang
  • Pemberangkatan relawan ke Aceh Tamiang tersebut sebagai bentuk upaya pemulihan layanan kesehatan pascabencana
  • Relawan yang diberangkatkan berasal dari tujuh institusi dan organisasi profesi kesehatan

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebagai upaya pemulihan layanan kesehatan pascabencana, Balai Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BPOM), melepas relawan kemanusian ke daerah terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Pelepasan tersebut dipimpin langsung Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Riyanto di Posko BPOM Peduli Aceh, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Ketika Rakyat Berduka karena Bencana, Partai Politik Memilih Diam dan Menghilang

Ia mengatakan, relawan yang diberangkatkan berasal dari tujuh institusi dan organisasi profesi kesehatan, yakni BBPOM Aceh, BKK Kelas I Banda Aceh, BKK Kelas II Kota Sabang, Poltekkes Kemenkes Aceh, Balai Labkesmas Banda Aceh, organisasi profesi PATEKLI Aceh, serta Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Aceh. 

Baca juga: RESMI! Kementerian HAM Buka Rekrutmen PPPK 2025, Pendaftaran Dibuka 7 Januari 2026, Kuota Capai 500

“Kehadiran para relawan ini menjadi bentuk solidaritas dan kepedulian lintas sektor kesehatan terhadap masyarakat Aceh Tamiang yang tengah menghadapi dampak bencana,” kata Riyanto.

Ia juga mengapresiasi seluruh relawan yang telah bersedia mengabdikan waktu, tenaga, dan keahliannya untuk misi kemanusiaan. 

Menurutnya, kehadiran relawan kesehatan sangat dibutuhkan di tengah kondisi darurat akibat banjir bandang yang merusak fasilitas kesehatan dan infrastruktur pendukung pelayanan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan menjadi sangat berarti dan dinantikan oleh masyarakat Aceh Tamiang yang tengah menghadapi musibah. Ini adalah wujud nyata kepedulian dan profesionalisme tenaga kesehatan Aceh,” ujarnya.

Riyan juga menjelaskan bahwa para relawan akan menjalankan misi kemanusiaan selama periode 6 hingga 10 Januari 2026. 

Baca juga: 300 Kayu Gelondongan di Aceh Telah Terdata Kemenhut, Akan Dipilah Supaya Bisa Dimanfaatkan

Adapun tugas yang diemban meliputi penyaluran bantuan kemanusiaan, reaktivasi puskesmas yang terdampak banjir, pemberian pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat, serta membantu pemulihan sarana dan prasarana kesehatan yang mengalami kerusakan.

Dirinya meminta seluruh relawan agar senantiasa mengutamakan keselamatan diri dan tim selama bertugas di lokasi bencana, memberikan pelayanan terbaik dengan penuh empati.

“Jaga koordinasi yang solid antar-tim dan pemangku kepentingan setempat, serta menjaga nama baik institusi dan organisasi masing-masing,” ucapnya.

Baca juga: Tanpa Bangku dan Meja, 18 Sekolah Belajar di Tenda Darurat

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved