Berita Pidie
DP3AKB Pidie Gelar Zikir dan Doa Bersama, Beri Dukungan dan Psikososial untuk Korban Bencana
Bencana mengajarkan kita arti saling menguatkan. Saat sebagian saudara kita tertimpa musibah, doa dan kepedulian kita
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pidie menggelar doa dan zikir bersama korban bencana banjir di Pidie.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Nurul Mukmin, Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie, Selasa (6/1/2026).
Turut hadir juga di kegiatan ini Kepala DP3AKB Pidie Nurhanisah SIP MM, Kepala BKKBN Aceh Safrina Salim SKM MKes. Bunda Hetti Zuliani MPd Ph.D CHt CL (Konselor Aceh).
Selain itu juga hadir unsur Muspika dan aparatur gampong di daerah setempat.
Sementara itu, zikir dan doa diikuti sekira 1.000 lebih kaum ibu dipimpin oleh Hj Dr Syarifah Zahmi Lc M.Alcom (Ketua STIT Al Hilal Sigli).
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, mengatakan bencana bukan saja berdampak pada kerusakan fifik dan kerugian materi akan tetapi juga menjadi ujian keimanan.
“Bencana mengajarkan kita arti saling menguatkan. Saat sebagian saudara kita tertimpa musibah, doa dan kepedulian kita tidak boleh berhenti,” ujar Safrina.
Selain itu juga menjadi ujian keimanan, solidaritas, serta kejujuran dalam mengelola amanah. Nilai amanah, kata Safrina, merupakan nilai luhur yang telah mengakar kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh.
“Melalui zikir dan doa yang dipanjatkan bersama, kita berharap kondisi para korban segera pulih dan membaik,” katanya.
Safrina menambahkan, doa dan zikir bersama ini menjadi sarana bagi masyarakat yang belum dapat langsung mengunjungi lokasi bencana untuk tetap menunjukkan kepedulian, meski dari kejauhan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi penguat batin dan penghibur hati para korban, sekaligus menumbuhkan semangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan program kependudukan dan pembangunan keluarga yang diusung BKKBN. Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam menghadapi serta bangkit dari situasi krisis akibat bencana.
“Kita tidak boleh putus asa. Bencana bukan ancaman, melainkan ujian yang harus dihadapi agar kita menjadi lebih kuat. Dengan kebersamaan dan keimanan, masyarakat Aceh diyakini mampu bangkit kembali menuju kondisi yang lebih baik,” tutur Safrina.
Sementara itu, Kepala DP3AKB Pidie, Nurhanisah SIP MM menyampaikan, kegiatan ini diikuti sebanya 1.640 kaum ibu dan 200 lebih remaja mereka berasal dari daerah terdampak banjir asal Kecamatan Kembang Tanjung dan Sebagian dari Kecamatan Mutiara Timur.
Ia mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban dirasakan masyarakat terdampak bencana dan dapat bangkit Kembali menata kehidupan ke depan.
Kepala DP3AKB Pidie
zikir dan doa
korban bencana Aceh
korban banjir di Pidie
Kecamatan Kembang Tanjung
Pidie
| BUMDes di 49 Gampong di Indrajaya Miliki Sertifikat AHU, Begini Alur Pendaftaran |
|
|---|
| BUMDes di 49 Gampong di Indrajaya Miliki Sertifikat AHU, Begini Alur Pendaftarannya |
|
|---|
| Camat Indrajaya Lantik Abidon Jadi Imum Mukim Lhok Kaju Periode 2026-2031 |
|
|---|
| APBG 2026 Diplotkan untuk Upah Jerih 730 Ketua Pemuda di Pidie |
|
|---|
| 68 Sekolah Tak Miliki Kepsek Definitif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/zikir-kb-tanjung.jpg)