Minggu, 3 Mei 2026

Banjir Landa Aceh

2.500 Ton Bantuan Logistik PMI Tiba di Pelabuhan Krueng Geukueh Aceh Utara

Bantuan kemanusiaan yang diangkut menggunakan kapal milik Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Yusuf Kalla  ini berisikan 500 ton beras, puluhan alat...

Tayang:
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Kapal Omarrasheed milik perusahaan Kalla Line yang mengangkut 2.600 ton logistik bantuan dari PMI bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (9/1/ 2025). 


 
 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Saiful Bahri I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Kapal Omarrasheed milik perusahaan Kalla Line yang mengangkut 2.600 ton logistik bantuan dari PMI bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Jumat (9/1/ 2025).

Bantuan logistik tersebut akan diperuntukan untuk membantu korban bencana di tiga provinsi, yakni Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kedatangan Kapal Kalla Line tersebut, disambut langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah atau dek Fad dan Ketua PMI Aceh, Murdani Yusuf.

Bantuan kemanusiaan yang diangkut menggunakan kapal milik Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Yusuf Kalla  ini berisikan 500 ton beras, puluhan alat berat, alat tulis, bahan pangan, peralatan ibadah dan kebutuhan pendidikan.

Ketua PMI Aceh, Murdani mengatakan, bantuan kemanusiaan disalurkan tersebut sebagiannya bersumber dari sumbangan donatur berbagai pengusaha serta perusahaan yang disalurkan melalui PMI.

“Fokus lembaga saat ini membantu korban banjir membersihkan lumpur pascabanjir di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen dan Pidie Jaya,” katanya.

Sedangkan tiga kabupaten lainnya, kata dia, seperti Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lue juga akan  dibantu pembersihan.

Hanya saja, jumlah alat berat yang dikerahkan lebih sedikit.

Dikatakan Murdani, sebagian bantuan akan diserahkan lewat pemerintah kabupaten atau kota, sedangkan sebagian lainnya diserahkan langsung oleh PMI di masing-masing daerah.

“Misalnya buku dan alat tulis, kita serahkan lewat pemerintah daerah,” kata Murdani.

Murdani memastikan PMI terus bersama pemerintah untuk membantu pemulihan Aceh pascabanjir.

Termasuk diantaranya pada saat rehabilitasi dan rekonstruksi.

Baca juga: Bupati Al- Farlaky Lakukan Ground Breaking Huntara di Idi Rayeuk

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved