Sabtu, 25 April 2026

Banjir Landa Aceh

Cikgu di Singkil Pertanyakan Bantuan Khusus untuk Guru Korban Banjir 

"Perwakilan guru pertanyakan bantuan khusus guru korban bencana banjir," kata Karya salah seorang perwakilan guru. 

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Dede Rosadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI: Audensi: Perwakilan guru di Aceh Singkil, audensi ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat mempertahankan bantuan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan korban banjir, Senin (12/1/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Perwakilan guru di Aceh Singkil mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Senin (12/1/2026) untuk mempertanyakan bantuan khusus bagi guru dan tenaga kependidikan korban banjir.
  • Data penerima bantuan ditarik otomatis dari satuan pendidikan sekolah terdampak banjir, tanpa pengusulan manual.
  • Tahap 1: bantuan sudah disalurkan kepada 300 guru/tenaga kependidikan di Aceh Singkil.
  • Guru yang belum menerima akan masuk Tahap 2, dengan data tetap ditarik dari sekolah terdampak dan diverifikasi.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Perwakilan cikgu mendatangi kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Senin (12/1/2026) sore. 

Mereka pertanyakan bantuan khusus guru dan tenaga kependidikan yang jadi korban banjir.

Sampai di lokasi perwakilan guru diterima Kasubbag Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Heri Syahputra. 

"Perwakilan guru pertanyakan bantuan khusus guru korban bencana banjir," kata Karya salah seorang perwakilan guru. 

Saat audensi tersebut Heri langsung menghubungi pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). 

"Saat audensi orang kementerian langsung ditelpon Pak Kasubag Pak Heri," ujar Karya. 

Menurut Karya dari penjelasan pihak Kemendikdasmen data guru penerima bantuan khusus korban banjir diambil melalui satuan pendidikan sekolah terdampak banjir.

"Dari situ datanya ditarik otomatis dari data sekolah oleh sistem. Jadi tidak ada pengusulan, tidak ada permintaan data itu," ujarnya. 

Pada tahap 1 sebutnya, sudah tersalurkan bantuan khusus guru dan tenaga kependidikan korban banjir sebanyak 300 di Aceh Singkil

Sementara pihaknya yang juga korban banjir belum menerima.

Sehingga datang ke Dinas Pendidikan Aceh Singkil, untuk mempertanyakan.

Dari hasil komunikasi pihak Dinas Pendidikan Aceh Singkil dengan Kemendikdasmen, diketahui bahwa bagi yang belum menerima masuk dalam tahap 2. 

Untuk tahap 2 ini datanya sama ditarik dari satuan pendidikan sekolah terdampak banjir untuk selanjutnya dilakukan verifikasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved