Berita Aceh Tenggara
Kisah Brigpol Yusra, Polwan Aceh Tenggara yang Mengabdi sebagai Guru Ngaji dan Relawan Bencana
Ia mengaku tergerak setelah melihat banyak anak di desanya tidak bisa mengaji karena keterbatasan ekonomi.
SERAMBINEWS.COM, KUTACANE – Di balik seragam dinas Kepolisian Republik Indonesia yang dikenakannya, Brigadir Polisi (Brigpol) Yusra Sempurna menyimpan kisah pengabdian yang menyentuh.
Polisi Wanita (Polwan) yang bertugas di Polsek Badar, Kabupaten Aceh Tenggara, ini secara sukarela mengajar mengaji anak-anak desa sekaligus aktif membantu korban bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Setiap malam, selepas salat Magrib hingga Isya, Yusra mengajar mengaji di sebuah balai kayu sederhana berukuran sekitar 3x5 meter di Desa Batumbulan, Kecamatan Babussalam.
Balai tersebut dibangun oleh ayahnya demi kenyamanan anak-anak yang belajar membaca Al-Qur’an.
“Saya mulai mengajar ngaji sejak 2018. Dulu hampir setiap hari, sekarang karena tugas dan anak, saya mengajar tiga kali seminggu,” kata Yusra saat diwawancarai, Kamis (15/12/2025).
Tanpa memungut biaya, Yusra mengajarkan Iqra’ dan Al-Qur’an kepada sekitar delapan hingga sepuluh anak.
Ia mengaku tergerak setelah melihat banyak anak di desanya tidak bisa mengaji karena keterbatasan ekonomi.
“Karena ada sedikit ilmu, saya ingin berbagi. Banyak anak yang orang tuanya tidak mampu membayar guru ngaji,” ujarnya.
Baca juga: Ruas Jalan Gayo Lues–Aceh Tenggara Terdampak Longsor, Kementerian PU Targetkan Normal 7 Januari
Dukungan Keluarga dan Latar Belakang Pendidik
Yusra merupakan lulusan Sarjana Hukum Universitas Pembangunan Panca Budi Medan.
Semangat mengajarnya tak lepas dari latar belakang keluarga pendidik.
Suaminya adalah dosen, sementara orang tua dan beberapa saudara kandungnya juga berprofesi sebagai guru.
“Dukungan keluarga dan pimpinan membuat saya semakin semangat,” katanya.
Sebagai Bhabinkamtibmas, Yusra bertugas di tiga desa di Kecamatan Badar. Meski berstatus sebagai ibu dari tiga anak, ia tetap menjalankan tugas kepolisian dengan penuh tanggung jawab.
“Sebagai polisi, kami harus siap 24 jam. Jika masyarakat membutuhkan, saya harus hadir,” tegasnya.
| Pulihkan Akses Vital, TNI dan Warga Bersinergi Bangun Jembatan Gantung di Aceh Tenggara |
|
|---|
| Sekwil DPW PKB Aceh Ingatkan Kader PKB Jadi Jembatan Politik dan Aspirasi bagi Semua Kalangan |
|
|---|
| Guru Besar UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Syamsul Rijal Minta Alumni HMI Kembali ke Khittah |
|
|---|
| Haji Uma Serahkan Bantuan Mukena dan Sarung untuk Pesantren Terdampak Banjir di Aceh Tenggara |
|
|---|
| GeRAK Aceh Desak Polda Usut Pajak Tambang Galian C di Aceh Tenggara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Brigpol-Yusra-Sempurna-menjadi-guru-ngaji-di-sebuah-balai-sederhana-di-Aceh-Tenggara.jpg)