Banjir Landa Aceh
128 Huntara Mulai Dibangun untuk Pengungsi di Beutong Ateuh Nagan, Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan
Setelah Kuta Tengoh, pembangunan huntara akan dilanjutkan ke Desa Babah Suak, Blang Puuk, dan Blang Meurandeh.
Penulis: Rizwan | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Pemerintah mulai membangun hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
- Pembangunan huntara tersebut ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan.
- Sebanyak 128 unit huntara akan dibangun secara bertahap, dimulai dari Desa Kuta Tengoh. Setiap unit huntara nantinya akan dihuni oleh lima kepala keluarga (KK).
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Rizwan | Nagan Raya
SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE – Pemerintah mulai membangun hunian sementara (Huntara) bagi para pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.
Pembangunan huntara tersebut ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan.
Sebanyak 128 unit huntara akan dibangun secara bertahap, dimulai dari Desa Kuta Tengoh. Setiap unit huntara nantinya akan dihuni oleh lima kepala keluarga (KK).
Setelah Kuta Tengoh, pembangunan huntara akan dilanjutkan ke Desa Babah Suak, Blang Puuk, dan Blang Meurandeh.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagan Raya, Irfanda Rinadi, mengatakan proses pembangunan huntara saat ini sudah berjalan dan berlangsung lancar.
“Saat ini pembangunan huntara sudah dimulai di Kuta Tengoh dan akan berlanjut ke desa-desa lainnya. Targetnya sebelum Ramadhan seluruh huntara ini bisa rampung,” kata Irfanda kepada Serambinews.com.
Baca juga: Begini Sudah Progres Pembersihan Jalan Utama dan Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang
Meski demikian, Irfanda mengakui terdapat kendala dalam proses pembangunan, khususnya pada mobilisasi material ke lokasi.
Akses jalan menuju Beutong Ateuh yang melintasi kawasan Gunung Singah Mata dinilai cukup terjal dan sulit dilalui kendaraan besar.
“Material yang tiba harus dilansir menggunakan kendaraan yang lebih kecil, sehingga pengangkutan ke lokasi membutuhkan waktu lebih lama,” ujarnya.
Usul 674 Rumah
Sementara itu, Irfanda juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagan Raya telah mengusulkan pembangunan 674 unit rumah hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang Beutong Ateuh kepada pemerintah pusat.
“Usulan pembangunan huntap sudah kita sampaikan. Saat ini para korban masih tinggal di tenda sambil menunggu pembangunan huntara selesai,” pungkasnya. (*)
| Pemkab Sosialisasi Dana Stimulan Bagi Korban Banjir Bandang di Bandarpusaka |
|
|---|
| Diterjang Banjir Puluhan Dapur Bata di Bireuen Hancur, Warga Menjerit Minta Dukungan Pemerintah |
|
|---|
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Mobil Terjebak |
|
|---|
| Empat Bulan Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Bailey di Blang Reubek-Aceh Utara Rampung, Kapasitas 20 Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pembangunan-hunian-sementara-Huntara-di-Beutong-Ateuh-Nagan-Raya.jpg)