Berita Bireuen
Pasca Banjir, Desa Blang Mee Kutablang Makin Terancam Abrasi Sungai
Pasca banjir bandang akhir 2025, Desa Blang Mee Kutablang masih terancam abrasi sungai.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Kondisi ini membuat aktivitas warga belum sepenuhnya pulih.
Letak geografis desa turut memperparah dampak banjir.
Desa Blang Mee berbatasan langsung dengan Krueng Peusangan di sebelah barat, tidak jauh dari bendungan karet yang bersebelahan dengan Desa Kapa, Peusangan.
Di sebelah timur terdapat waduk alam Paya Nie.
Sementara di selatan berbatasan dengan Gampong Baro Gle Siblah, Peusangan Siblah Krueng, dan di utara dengan Desa Kulu.
Posisi ini membuat desa rentan terhadap luapan sungai dan abrasi.
Di sisi lain, aliran sungai kini bergeser ke arah barat.
Baca juga: 157 Hektare Tambak Warga Jangka-Bireuen Tertimbun Lumpur, Keuchik: di Mana Kami Mencari Nafkah
Bendungan karet yang sebelumnya berada di tepi sungai kini tampak seperti pulau di tengah aliran air.
Kondisi ini semakin menambah kekhawatiran masyarakat.
Mereka berharap pemerintah segera membangun tebing penahan sungai untuk mencegah abrasi yang terus meluas.
M Jafar yang rumahnya tertimbun lumpur dan berada dekat sungai, mengaku selalu was-was.
“Abrasi masih terjadi sampai sekarang. Dua hari lalu tanah di kawasan ini jatuh lagi, meski hujan hanya sedikit,” beber dia.
“Bahkan tanpa hujan pun bisa jatuh karena bagian bawah tebing sudah melengkung ke dalam,” ujarnya sambil menunjukkan kondisi tebing sungai.
Menurutnya, sepanjang aliran sungai mulai dari Gampong Gle Siblah, Peusangan Siblah Krueng, komplek PIM, Blang Mee hingga Krueng Tingkeum, kondisinya hampir sama.
Namun, kawasan Blang Mee disebut paling parah.
Baca juga: VIDEO Bupati Bireuen H. Mukhlis Tinjau Langsung Abrasi di Kuala Jangka
Masyarakat Desa Blang Mee kini menaruh harapan besar agar pemerintah segera turun tangan.
Pemasangan tebing sungai dinilai sebagai solusi mendesak untuk mencegah abrasi lebih lanjut.
Tanpa penanganan segera, bukan hanya rumah warga yang terancam, tetapi juga keselamatan mereka yang masih bertahan di desa.(*)
| Sempat Tak Diketahui Identitas, 2 Remaja Meninggal Laka Lantas di Peudada Dijemput Keluarga di RSUD |
|
|---|
| Kasat Lantas, Kasat Reskrim Polres Bireuen dan Kapolsek Peudada Cek Lokasi Kecelakaan Lalu Lintas |
|
|---|
| Dua Remaja Simpang Mamplam Meninggal Laka Lantas di Peudada Bireuen |
|
|---|
| KDMP Kelola Kampung Nelayan |
|
|---|
| Bupati Bireuen Hadiri Konferensi Ke-IV Forum KKA di Banda Aceh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/abrasi-intai-Blang-Mee.jpg)