Jumat, 8 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Administrasi Rampung, Aceh Barat Fokus Bangun Sekolah Rakyat

Pemkab Aceh Barat menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/HO
PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT - Plt Sekda Aceh Barat, Dr Kurdi menyebutkan, Pemkab Aceh Barat fokus pekerjaan teknis dalam program pembangunan Sekolah Rakyat usai administrasinya rampung. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Aceh Barat menindaklanjuti pembangunan Sekolah Rakyat sesuai Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.
  • Aspek administrasi telah rampung, kini fokus pada penimbunan lahan sekitar 40–60 cm dengan dukungan swasta.
  • Program ini diharapkan mempercepat akses pendidikan melalui kolaborasi lintas sektor dan kontribusi CSR perusahaan.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS COM, MEULABOH - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menindaklanjuti rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. 

Hal tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr Kurdi di Ruang Rapat Teuku Umar Setdakab Aceh Barat, Selasa (20/1/2026).

Rapat diikuti oleh sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), perwakilan perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta unsur terkait lainnya.

Kurdi menjelaskan, pasca survei lokasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Satuan Kerja Prasarana Strategis, terdapat dua hal utama yang perlu segera ditindaklanjuti. 

Pertama, penyelesaian aspek administrasi meliputi tata ruang, sertifikat tanah, serta dokumen lingkungan yang saat ini telah rampung.

Sementara itu, udai dia, secara teknis masih diperlukan pekerjaan penimbunan lahan. 

Baca juga: Pembangunan Tahap II Sekolah Rakyat di Aceh Barat Masuki Tahap Tinjau Lahan, 7,5 Hektare di Meureubo

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, setelah dilakukan pembersihan area (land clearing), lokasi pembangunan SR membutuhkan tambahan timbunan setinggi sekitar 40 hingga 60 centimeter.

“Penimbunan ini perlu segera dilakukan. Alat berat sudah tersedia,” terang Plt Sekda.

“Karena ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), kami mendorong adanya kontribusi dari pihak swasta agar penanganannya dapat dilakukan secara kolaboratif,” ujar Kurdi.

Ia menyebutkan, kebutuhan penimbunan lahan diperkirakan mencapai sekitar 500 truk tanah. 

Skema yang direncanakan adalah pihak swasta langsung mengangkut material timbunan ke lokasi.

Sedangkan alat berat akan disiapkan di lapangan untuk mempercepat pekerjaan.

Menurut Kurdi, perusahaan swasta yang hadir dalam rapat menyambut baik rencana tersebut.

Baca juga: Groundbreaking Sekolah Rakyat Lhokseumawe, Target Rampung Juni & Tampung 1.080 Siswa

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved