Senin, 13 April 2026

Berita Aceh Timur

13 Ruko di Peunaron Aceh Timur Ludes Terbakar, Berikut Nama-nama Pemiliknya

Peristiwa yang mengejutkan warga setempat ini terjadi sekitar pukul 11.10 WIB, saat warga sedang sibuk-sibuknya beraktivitas.

Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
RUKO TERBAKAR - Sebanyak 13 ruko di Kecamatan Peunaron, Aceh Timur ludes terbakar diduga akibat korsleting listrik, Kamis (22/1/2026).  

Ringkasan Berita:• Kebakaran hebat melanda kawasan perdagangan Dusun Pajak, Desa Arul Pinang, Peunaron, Aceh Timur, Kamis (22/1/2026) pukul 11.10 WIB; 13 ruko kayu ludes terbakar.
• Api diduga akibat korsleting di kios sayur/buah, cepat merambat; 3 armada damkar tiba sekitar satu jam kemudian dan api padam pukul 14.00 WIB dibantu TNI-Polri, aparat desa, dan warga.
• Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir  sekitar Rp100 juta; korban ruko tercatat 13 nama, pendataan dampak masih berlangsung.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI -  Kebakaran hebat melanda kawasan perdagangan di Dusun Pajak, Desa Arul Pinang, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (22/1/2026) siang.

Sebanyak 13 rumah toko (ruko) berkontruksi kayu ludes terbakar dalam waktu singkat.

Peristiwa yang mengejutkan warga setempat ini terjadi sekitar pukul 11.10 WIB, saat warga sedang sibuk-sibuknya beraktivitas.

Camat Peunaron, H Muhammad H. Ishak, menjelaskan bahwa api diduga kuat berasal dari hubungan pendek arus listrik (korsleting).

"Informasi awal, api berasal dari percikan arus pendek di salah satu kios penjual sayuran dan buah-buahan.

Karena bangunan rata-rata berbahan kayu, api dengan sangat cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan 11 unit ruko," sebut H Muhammad.

Baca juga: Truk, Hiace dan Vixion Terlibat Tabrakan Beruntun di Julok, 1 Orang Meninggal

Satu jam berselang, tiga unit armada pemadam kebakaran dari Pos Ranto Peureulak tiba di lokasi kejadian.

Personel pemadam kebakaran bersama unsur TNI, Polri, aparat desa, bahu-membahu dengan warga setempat berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak meluas ke permukiman lain.

Setelah perjuangan keras selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 14.00 WIB.

Meski skala kebakaran cukup besar, pihak kecamatan memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai angka yang cukup fantastis. "Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp100 juta," jelas Camat Peunaron.

Berikut nama-nama korban yang rukonya terbakar:

Baca juga: Penambang Emas Ilegal Asal Vietnam di Aceh Jaya Kabur, Dijemput Mobil di Pohon Kuini

M Ikhsan (Toko Bangunan).
M Fadhil (Toko ATK)
Hasbi (Toko Sayuran/Buahan)
Rahmad (Toko Sayuran/Buahan).
M Yusuf (Bengkel Sepedamotor)
Kamsani (Toko Buahan)
Lisa (Kios Es Buah/Es Campur)
Anwar (Bengkel Sepedamotor)
Bustami (Toko Pakaian Jadi).
Miyah (Kios Sembako)
Sapni (Warong Kopi/Sarapan Pagi/Mie Aceh)
Zulkarnain (Toko Pupuk/Jualan Tabung Gas)
Khaidir (Toko Sembako).

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah kecamatan masih melakukan pendataan secara rinci mengenai jumlah jiwa dan kepala keluarga (KK) yang terdampak kehilangan tempat tinggal maupun tempat usaha.

Garis polisi juga telah dipasang di lokasi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran. (*)
 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved