Berita Aceh Barat
Kebakaran Lahan di Aceh Barat Capai 50,2 Hektare, Sebagian Sudah Berhasil Ditangani
Berdasarkan data terbaru, total luas lahan terdampak mencapai 50,2 hektare, dengan 25,4 hektare telah berhasil ditangani petugas.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Faisal Zamzami
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Aceh Barat masih terjadi hingga Kamis (29/1/2026) sore.
Berdasarkan data terbaru, total luas lahan terdampak mencapai 50,2 hektare, dengan 25,4 hektare telah berhasil ditangani petugas.
Plt Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, menyampaikan kebakaran tersebar di tujuh kecamatan dengan luasan berbeda di setiap gampong.
Kecamatan Johan Pahlawan menjadi yang terparah, dengan total area terdampak sekitar 30 hektare.
Rinciannya, kebakaran terjadi di Gampong Suak Raya (10,5 hektare), Ujong Beurasok (9,5 hektare), dan Suak Nie (10 hektare).
Di Kecamatan Woyla, kebakaran melanda Gampong Aron Baroh seluas 0,5 hektare yang kini telah ditangani.
Sementara itu, di Woyla Barat, kebakaran di Gampong Blang Luah seluas 4 hektare hampir seluruhnya berhasil dipadamkan.
Kecamatan Meureubo mengalami kebakaran di beberapa gampong dengan total 3,5 hektare, sebagian sudah berhasil ditangani.
Baca juga: Cegah Karhutla, Kapolres Aceh Selatan Imbau Jangan Bakar Hutan dan Lahan
Kecamatan Bubon, Kaway XVI, dan Pante Ceureumen juga terdampak, dengan luas lahan terbakar masing-masing 4,2 hektare, 8 hektare (baru 1,5 hektare ditangani), dan beberapa titik yang masih dipantau.
Kebakaran pertama kali dilaporkan masyarakat pada 15 Januari 2026 di Gampong Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan.
Akibat kebakaran, vegetasi tanaman rusak dan asap mengganggu aktivitas serta pernapasan warga. Satu sekolah dasar, SD Suak Raya, terpaksa diliburkan sementara.
BPBD Aceh Barat terus melakukan penanganan dengan pemadaman langsung dan penyekatan api, meski menghadapi kendala angin kencang dan keterbatasan sumber air.
Berbagai sarana diterjunkan, termasuk drone, armada water supply, kendaraan operasional, mesin pompa air, dan ATV.
Penanganan juga melibatkan BPBD, Damkar, Manggala Agni, TNI-Polri, KPH Wilayah IV Aceh, DLHK Provinsi Aceh, serta masyarakat setempat.
Ronal menegaskan, upaya pemadaman akan terus dilakukan hingga seluruh titik api berhasil dikendalikan dan tidak lagi membahayakan masyarakat maupun lingkungan.(*)
| Aceh Barat Kembali Raih Opini WTP, Pertahankan Prestasi 12 Tahun Berturut-turut |
|
|---|
| MA Ruhul Qurani Harumkan Nama Aceh Barat di Seleksi USK 2026, 8 Siswa Lulus Jalur Talenta |
|
|---|
| Nilai Keterbukaan Informasi Aceh Barat Menurun, KIA Dorong Perbaikan Pengelolaan PPID |
|
|---|
| Aceh Barat Umumkan Hasil Seleksi JPT Pratama 2026, Bupati Akan Wawancarai Tiga Besar Kandidat |
|
|---|
| Luas Lahan Terbakar Capai 70 Hektare, Petugas Kesulitan Sumber Air |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Petugas-dari-BPBD-Aceh-Barat-melaksanakan-lanjutan-pemadaman-api-di-lahan-Desa-Suak-Raya.jpg)