Banjir Landa Aceh
Jalan Gunung Salak Sudah Bisa Dilalui
Jalan lintas Bener Meriah-Aceh Utara sudah bisa dilintasi. Jalan tersebut sempat rusak dan putus akibat banjir bandang
Ringkasan Berita:
- Jalan lintas Bener Meriah-Aceh Utara sudah bisa dilintasi. Jalan tersebut sempat rusak dan putus akibat banjir bandang
- Jalan Gunung Salak itu sudah bisa dilalui kendaraan berbadan besar. Namun, sejumlah titik masih terdapat longsor, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati
- Sebagai informasi, saat terjadi bencana hidrometeorologi lalu tercatat ada tujuh ruas jalan amblas di lintas Bener Meriah-Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Jalan lintas Bener Meriah-Aceh Utara sudah bisa dilintasi. Jalan tersebut sempat rusak dan putus akibat banjir bandang yang melanda pada November 2025.
Meski sudah bisa dilalui, penguna jalan tetap harus waspada, terutama saat musim hujan. Melansir Kompas.com, hingga Selasa (3/2/2026), jalan Gunung Salak itu sudah bisa dilalui kendaraan berbadan besar. Namun, sejumlah titik masih terdapat longsor, sehingga pengendara harus ekstra hati-hati.
Erwin Saputra (40), warga Bener Meriah, menyebutkan, sepanjang rute jalan penghubung dua kabupaten itu sangat banyak berem jalan yang longsor pascabanjir.
“Kita berharap, Kementerian Pekerjaan Umum bisa menyempurnakan perbaikan jalan ini. Saat ini memang sudah bisa kita lewati, namun beberapa titik harus ekstra hati-hati. Silap sedikit langsung terjun ke jurang,” katanya.
Disebutkan, Jalan Gunung Salak merupakan salah satu jalur utama yang menghubungkan daerah tengah Aceh ke wilayah lainnya. Perbaikan jalan secara maksimal sangat dibutuhkan agar kondisinya kembali seperti sebelum bencana melanda. “Agar kami mudah mengangkut hasil pertanian ke daerah lain. Selain itu, kami daerah wisata, agar wisatawan mau datang kembali ke Aceh Tengah,” kata Erwin.
Hal senada juga disampaikan Antoni Muhammad (20), warga Bener Meriah lainnya. Ia menegaskan, akses Jalan Gunung Salak menjadi sentral penghubung yang perbaikannya harus segera disempurnakan.
Selain masalah aspal yang amblas, faktor keselamatan di malam hari menjadi sorotan warga. Kondisi jalan yang gelap dan sering berkabut kerap memicu kecelakaan maut di jalur tersebut.
“Kami memilih jalur ini karena lebih dekat ke Aceh Utara. Selain badan jalan yang longsor di sisi kiri-kanan, kami mohon juga dibantu pasang penerangan sepanjang jalur ini. Karena beberapa kali pengendara masuk jurang karena gelap dan berkabut,” ujar Antoni.
Sebagai informasi, saat terjadi bencana hidrometeorologi lalu tercatat ada tujuh ruas jalan amblas di lintas Bener Meriah-Aceh Utara. Kondisi sempat membuat daerah tengah Aceh terisolasi total.(riz)
jalan gunung salak
Gunung Salak Aceh Utara
Jalan di Gunung Salak Longsor
Akses ke Gunung Salak
puncak Gunung Salak
Banjir Landa Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Mendagri Kirim 7 Alat Berat Untuk Pemulihan Aceh Tengah dari Bencana |
|
|---|
| Penyeberangan Lewat Jembatan Apung Kepala Hiudi Peusangan Siblah Krueng Lancar Kembali |
|
|---|
| Pasca Banjir, Abrasi Krueng Peusangan di Pante Baro Kumbang Semakin Meluas |
|
|---|
| Salurkan Bantuan ke Korban Banjir di Pedalaman Aceh Utara, Polres Lhokseumawe Tinjau Jembatan Bailey |
|
|---|
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Lintasan-Jalan-di-Gunung-Salak-Longsor_2025.jpg)