Berita Banda Aceh
Komit Dukung KONI Aceh, Pemerintah Anggarkan Rp 20 M untuk Pengembangan Atlet
“Pra PORA akhir tahun lalu kita hentikan karena kondisi bencana. Anggarannya kita alihkan untuk bantuan kemanusiaan,”
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Pemerintah Aceh menganggarkan Rp20 miliar untuk mendukung pembinaan dan pengembangan atlet melalui KONI Aceh pada 2026.Sekda Aceh M. Nasir menekankan pentingnya persiapan matang untuk meningkatkan prestasi olahraga meski kondisi fiskal sedang prihatin.KONI Aceh menargetkan juara 10 besar pada PON 2028 dan mengusulkan tambahan anggaran hingga Rp64 miliar untuk pembinaan atlet, pelatih, dan kebutuhan strategis lainnya.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, menegaskan bahwa Pemerintah Aceh terus mendukung pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Tanah Rencong melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh.
Hal itu ditegaskan dalam pertemuan bersama Pengurus KONI Aceh guna membahas program dan kebutuhan anggaran KONI Aceh tahun 2026, di Kantor Gubernur Aceh, Rabu (4/2/2026).
“Kondisi fiskal memang prihatin, tapi kita komitmen mendukung KONI Aceh. Untuk tahun ini sudah kita anggarkan Rp20 miliar, dan kita harapkan bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk pengembangan atlet,” ujar M Nasir.
Baca juga: Hadapi Pra PON 2027, KONI Aceh Matangkan Strategi Pembinaan
M Nasir juga menyatakan bahwa pentingnya persiapan matang demi peningkatan prestasi olahraga Aceh.
“Saya punya beban moral yang tinggi terhadap KONI Aceh dan merasa bertanggung jawab untuk mendorong penambahan anggaran guna meningkatkan prestasi olahraga Aceh ke depan,” ungkapnya.
Ia memastikan bahwa penambahan anggaran untuk KONI Aceh akan diupayakan melalui mekanisme perubahan APBA.
Pra PORA
Sementara itu, Ketua KONI Aceh Saiful Bahri alias Pon Yaya menyampaikan, apresiasi atas kesempatan bertemu langsung dengan Sekda Aceh.
Ia menjelaskan sejumlah kebijakan KONI Aceh yang diambil pada akhir tahun lalu, termasuk penghentian Pra PORA.
“Pra PORA akhir tahun lalu kita hentikan karena kondisi bencana. Anggarannya kita alihkan untuk bantuan kemanusiaan,” katanya.
Baca juga: Turnamen PBSI Aceh Selatan Cup 2026 Resmi Bergulir, Ratusan Atlet Ramaikan GOR Tapaktuan
Ia juga menyampaikan rencana pergeseran pelaksanaan Pekan Olahraga Aceh (PORA). Menurutnya, PORA tidak memungkinkan digelar tahun ini karena musim hujan dan kondisi daerah yang terdampak banjir cukup parah di sejumlah kabupaten/kota.
“PORA rencananya akan kita geser dari akhir tahun ini ke musim kering di tahun berikutnya. Selain faktor cuaca, banyak daerah saat ini sedang fokus memperbaiki kondisi wilayahnya pascabanjir, sehingga PORA tidak mungkin dilaksanakan tahun ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pon Yaya menegaskan bahwa untuk mencapai target juara 10 besar pada PON 2028, KONI Aceh membutuhkan dukungan tambahan anggaran, khususnya untuk pembinaan atlet dan pelatih.
“Selain pembinaan, ada banyak kebutuhan lain yang sangat urgen. Total anggaran yang dibutuhkan KONI Aceh tahun ini mencapai Rp64 miliar,” ungkapnya.
Baca juga: Curhat Nurul Akmal Lifter Putri Aceh Jadi PPPK Paruh Waktu Heboh di Medsos, Ini Tanggapan Kemenpora
| Ramai Warga di Banda Aceh Diperas Komplotan via MiChat, Modus Open BO, Satpol PP Dalami Kasus |
|
|---|
| Terungkap, Penipuan & Pemerasan via MiChat Marak di Banda Aceh, Korban Malu Melapor, Begini Modusnya |
|
|---|
| 14 Mahasiswa USM Akhiri PPL-KKN Internasional di Malaysia, Dijemput Warek |
|
|---|
| IKAT Aceh Sorot Pergub Tentang Pembatasan JKA, Minta untuk Dikaji Ulang |
|
|---|
| Pimpinan DPRA Sorot Sistem Buka Tutup di Jembatan Kutablang, Yah Fud: Harus Ditata Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Komit-Dukung-KONI-Aceh-Pemerintah-Anggarkan-Rp-20-M-untuk-Pengembangan-Atlet.jpg)