Berita Banda Aceh
BULOG Catat Sejarah, Serapan Gabah dan Beras Petani Tembus 3 Juta Ton
Perum BULOG kembali mencatatkan capaian monumental dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah dan beras dalam negeri
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Muhammad Hadi
Ringkasan Berita:Perum BULOG mencatat sejarah baru dengan serapan gabah dan beras petani yang mencapai 3.008.626 ton setara beras hingga awal Juni 2026, atau sekitar 75 persen dari target nasional 4 juta ton.Di Aceh, realisasi pengadaan gabah dan beras telah mencapai 102.363,41 ton setara beras, sebagai upaya mendukung kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pangan daerah.Capaian tersebut turut memperkuat stok Cadangan Beras Pemerintah yang kini melampaui 5 juta ton
Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Perum BULOG kembali mencatatkan capaian monumental dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah dan beras dalam negeri.
Hingga Rabu (3/6/2026), realisasi serapan gabah dan beras petani telah mencapai 3.008.626 ton setara beras atau sekitar 75 persen dari target nasional sebesar 4 juta ton pada tahun 2026.
Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah pengadaan pangan nasional.
Dalam waktu kurang dari enam bulan, BULOG berhasil mendekati target tahunan yang selama ini menjadi tantangan besar dalam menjaga keseimbangan antara perlindungan petani, penguatan cadangan pangan pemerintah, dan stabilitas harga pangan nasional.
Baca juga: Stok Beras Bulog di Aceh Capai 65 Ribu Ton
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari petani, pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, penyuluh pertanian, penggilingan padi hingga seluruh insan BULOG di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah hingga awal Juni 2026, BULOG telah berhasil menyerap 3 juta ton setara beras.
Ini menunjukkan bahwa negara hadir secara nyata untuk memastikan hasil panen petani terserap dengan baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal, Rabu (03/06).
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa kebijakan pemerintah dalam menjaga harga gabah melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram berjalan efektif dan mampu memberikan kepastian pasar bagi petani di seluruh Indonesia.
Di Provinsi Aceh, Perum BULOG Kanwil Aceh juga terus menunjukkan kinerja positif dalam pelaksanaan penyerapan gabah dan beras petani.
Baca juga: Kunjungi Gudang Bulog Lhokseumawe, TA Khalid Pastikan Stok Pangan Aceh Aman
Hingga awal Juni 2026, realisasi pengadaan gabah dan beras di wilayah Aceh telah 102.363,41 ton setara beras, sebagai bentuk komitmen BULOG Aceh dalam mendukung kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pangan daerah.
Menjaga kesejahteraan petani
Wakil Pemimpin Perum BULOG Kanwil Aceh, Alhori menyampaikan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan penyerapan hasil panen petani di seluruh wilayah Aceh melalui sinergi bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, penyuluh pertanian, dan pihak terkait.
“Kami memastikan hasil panen petani Aceh dapat terserap secara maksimal sesuai HPP yang telah ditetapkan pemerintah.
Langkah ini merupakan bentuk nyata kehadiran BULOG dalam menjaga kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Aceh,” ujarnya.
Baca juga: Warga Bisa Urus Surat dari Ponsel, Gampong Mulia Terapkan Aplikasi SIPGAM dan E-Warga
Keberhasilan serapan secara nasional juga berdampak langsung terhadap penguatan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang kini berada pada level tertinggi dalam sejarah modern pengelolaan pangan nasional.
| Rutan Banda Aceh Gandeng BSI, Siapkan Sistem Transaksi Non-Tunai bagi Warga Binaan |
|
|---|
| Fotografer Aceh Riska Munawarah Jadi Perempuan Pertama Indonesia dalam Joop Swart Masterclass 2026 |
|
|---|
| Polda Aceh Pindahkan Layanan SPKT dan KCP BSI ke Gedung Baru |
|
|---|
| Ekonomi Nelayan Kembang Kempis Kala Cuaca Buruk, Lembaga Adat Laot Dorong Pemerintah Cari Solusi |
|
|---|
| Lembaga Adat Laot Dorong Solusi Ekonomi Bagi Nelayan Aceh saat Cuaca Buruk |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/panen-padi-musim-gadu-di-Abes.jpg)