Senin, 11 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Penyumbang Pengangguran Terbanyak di Aceh

“Sementara itu, persentase pengangguran yang terendah adalah tamatan Sekolah Menengah Pertama dan tamatan SD ke bawah, masing-masing sebesar...

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Istimewa
Ilustrasi Pengangguran 

Ringkasan Berita:
  • BPS Aceh mencatat lulusan perguruan tinggi menjadi kelompok penyumbang pengangguran terbanyak di Aceh, dengan persentase 8,68 persen (Sakernas November 2025).
  • Urutan berikutnya: SMK 8,66 persen , SMA 6,92 persen , Diploma I/II/III 6,13 % , SMP 3,15 % , dan SD ke bawah 2,59 % .
  • Penduduk usia kerja Aceh November 2025: 4,172 juta orang, naik 16 ribu dari Agustus 2025.
  • Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) November 2025 tercatat 5,60 % , turun 0,04 poin dari Agustus 2025.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat lulusan perguruan tinggi menjadi kelompok yang menyumbang pengangguran terbanyak di Tanah Rencong. 

Kepala BPS Aceh, Agus Andria menjelaskan, berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), pada November 2025 persentase pengangguran di Aceh tamatan Diploma IV/S1/S2/S3 sebesar 8,68 persen. 

“Sementara itu, persentase pengangguran yang terendah adalah tamatan Sekolah Menengah Pertama dan tamatan SD ke bawah, masing-masing sebesar 3,15 persen dan 2,59 persen,” kata Agus, Kamis (5/2/2026).

Secara rinci, Agus menyebut, setelah perguruan tinggi, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi penyumbang pengangguran urutan kedua berdasarkan pendidikan tertinggi, yakni tercatat sebesar 8,66 persen.

Kemudian, disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) 6,92 persen; Diploma I/II/III 6,13 persen; Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3,15 persen; serta lulusan SD ke bawah sebesar 2,59 persen.

Lebih lanjut, Agus mengungkap, penduduk usia kerja di Aceh pada November 2025 berjumlah 4.172 ribu orang.

Jumlah tersebut naik sebanyak 16 ribu orang dibandingkan Agustus 2025. 

Namun, sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja, yaitu 2.717 ribu orang, sisanya termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 1.455 ribu orang.

Komposisi angkatan kerja pada November 2025 terdiri dari 2.565 ribu orang penduduk bekerja dan 152 ribu orang pengangguran. 

“Apabila dibandingkan Agustus 2025, jumlah angkatan kerja dan penduduk yang bekerja masing-masing bertambah sebanyak 2,41 ribu orang dan 3,37 ribu orang. Sementara jumlah pengangguran turun sebanyak 0,96 ribu orang,” jelasnya. 

PENYUMBANG PENGANGGURAN – Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, menyebut lulusan perguruan tinggi menjadi kelompok yang menyumbang pengangguran terbanyak di Tanah Rencong, Kamis (5/2/2026). 
PENYUMBANG PENGANGGURAN – Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria, menyebut lulusan perguruan tinggi menjadi kelompok yang menyumbang pengangguran terbanyak di Tanah Rencong, Kamis (5/2/2026).  (Serambinews.com/HO/HUMAS BPS ACEH)

Baca juga: Remaja Pengangguran di Langsa Ini Ditangkap Atas Dugaan Asusila Anak di Bawah Umur

Ia menyebut, salah satu indikator ketenagakerjaan terpenting adalah Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Di mana, TPT merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur tenaga kerja yang tidak terserap oleh pasar kerja dan menggambarkan kurang termanfaatkannya pasokan tenaga kerja.

Berdasarkan Sakernas November 2025, TPT sebesar 5,60 persen.

Hal ini berarti dari 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar lima sampai enam orang penganggur. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved