Berita Banda Aceh
Data BPS Harus Jadi Alarm bagi Pemerintah Aceh Soal Lulusan Kampus Banyak Nganggur
Kampus jangan hanya fokus mencetak ijazah, tapi juga mencetak kompetensi. Kampus harus menyiapkan mahasiswa agar siap pakai ketika lulus
Ringkasan Berita:
- BPS Aceh mencatat lulusan perguruan tinggi (Diploma IV/S1/S2/S3) menjadi kelompok yang menyumbang pengangguran terbanyak di Tanah Rencong setelah lulusan SMK
- Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi mengatakan kondisi ini menjadi alarm yang harus disikapi secara serius oleh Pemerintah Aceh
- Kampus Jangan hanya fokus mencetak ijazah, tapi juga mencetak kompetensi. Kampus harus menyiapkan mahasiswa agar siap pakai ketika lulus
“(Kampus) jangan hanya fokus mencetak ijazah, tapi juga mencetak kompetensi. Kampus harus menyiapkan mahasiswa agar siap pakai ketika lulus.” Musriadi, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat lulusan perguruan tinggi (Diploma IV/S1/S2/S3) menjadi kelompok yang menyumbang pengangguran terbanyak di Tanah Rencong setelah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Sementara persentase pengangguran yang terendah adalah tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tamatan Sekolah Dasar (SD) ke bawah.
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Musriadi mengatakan kondisi ini menjadi alarm yang harus disikapi secara serius oleh Pemerintah Aceh dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengambil langkah konkret.
“Data BPS ini menjadi alarm bagi kita semua. Pemerintah Aceh bersama perguruan tinggi harus segera duduk bersama mencari solusi agar lulusan sarjana tidak terus mendominasi angka pengangguran,” ujar Musriadi, Sabtu (7/2/2026).
Ia menilai tingginya pengangguran sarjana menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja di Aceh. Karena itu, Musriadi mendorong penguatan konsep link and match antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan industri.
Menurutnya, kurikulum pendidikan tinggi perlu lebih adaptif terhadap kebutuhan sektor-sektor strategis daerah, seperti ekonomi kreatif, pertanian modern, perikanan, pariwisata, dan ekonomi digital.
“(Kampus) Jangan hanya fokus mencetak ijazah, tapi juga mencetak kompetensi. Kampus harus menyiapkan mahasiswa agar siap pakai ketika lulus,” tegasnya.
Selain itu, Musriadi juga mendorong perluasan program magang, kerja praktik, dan pelatihan keterampilan bagi mahasiswa tingkat akhir maupun lulusan baru. Ia menilai pengalaman kerja sejak bangku kuliah menjadi salah satu kunci agar lulusan lebih mudah terserap di pasar kerja.
Tak hanya itu, politisi PAN ini juga meminta Pemerintah Aceh untuk memberikan dukungan kepada sektor swasta dan pelaku usaha lokal agar membuka lebih banyak lapangan kerja bagi lulusan perguruan tinggi.
“Pemerintah juga harus hadir dengan kebijakan yang mendorong dunia usaha menyerap tenaga kerja, termasuk lulusan sarjana. Ini bisa melalui insentif, kemitraan, atau program penempatan kerja,” katanya.
Di sisi lain, penguatan kewirausahaan di lingkungan kampus juga dinilai penting agar lulusan tidak semata-mata menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta lapangan kerja baru.
Untuk pentingnya kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha, sehingga angka pengangguran lulusan sarjana di Aceh dapat ditekan secara bertahap.
“Kalau ini dikelola secara serius dan terintegrasi, saya optimistis pengangguran sarjana di Aceh bisa berkurang dan lulusan perguruan tinggi dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.(mas)
Data BPS
Mahasiswa Lulusan Kampus Banyak Nganggur
lulusan PT penyumbang pengangguran terbanyak
Tekan Pengangguran
Angka Pengangguran di Aceh Meningkat
Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| ISBI Aceh Gandeng PSU Tailan Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan di Phuket |
|
|---|
| Wamendiktisaintek Puji Riset dan Hilirisasi USK saat Kunjungi ARC dan TDMRC |
|
|---|
| QR Antar Negara BYOND by BSI Siap Digunakan di China |
|
|---|
| DPRK Keluarkan Rekom Soal Kekerasan Anak, Desak Pemko Audit Semua Daycare di Banda Aceh |
|
|---|
| Peringati Hari Talasemia Sedunia, YDUA Kampanyekan ‘Melihat yang Selama Ini Tak Terlihat’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRK-Banda-Aceh-Dr-Musriadi.jpg)