Breaking News
Selasa, 21 April 2026

Aceh Barat Daya

Muscab HIPMI Abdya Dibuka, Said Rizqi Minta Pengurus Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

"Saya sangat bahagia hari ini momentum Muscab BPC HIPMI Abdya diadakan di Aula Pendopo Bupati. Secara langsung bisa saya

Penulis: Masrian Mizani | Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com/Masrian Mizani
MUSCAB - Ketua BPD HIPMI Aceh memberikan sambutan pada acara Muscab IV BPC HIPMI Aceh Barat Daya (Abdya) di Aula Pendopo Bupati Abdya, Selasa (10/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Musyawarah Cabang (Muscab) IV Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dibuka.
  • Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Abdya, Selasa (10/2/2026).
  • Ketua BPD HIPMI Aceh, Said Rizqi Saifan, mengucapkan kebahagiaannya atas terlaksananya Muscab HIPMI Abdya di Pendopo Bupati.

 


Laporan Wartawan Serambi Indonesia 
Masrian Mizani I Aceh Barat Daya 

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Musyawarah Cabang (Muscab) IV Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi dibuka.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Abdya, Selasa (10/2/2026).

Pada kegiatan itu, turut hadir Wakil Bupati Abdya Zaman Akli, Ketua DPRK Roni Guswandi, Ketua BPD HIPMI Aceh, Said Rizqi Saifan, para Kepala SKPK Abdya, dan pengurus HIPMI Kabupaten Abdya.

Dalam sambutannya, Ketua BPD HIPMI Aceh, Said Rizqi Saifan, mengucapkan kebahagiaannya atas terlaksananya Muscab HIPMI Abdya di Pendopo Bupati.

"Saya sangat bahagia hari ini momentum Muscab BPC HIPMI Abdya diadakan di Aula Pendopo Bupati. Secara langsung bisa saya lihat bahwa HIPMI Abdya kedepannya akan menjadi mitra strategis pemerintah," kata Said.

Baca juga: Angka Pernikahan di Aceh Barat Daya Menurun di Tahun 2025, Ini Penjelasan Kankemenag Abdya 

Menurutnya, kolaborasi HIPMI dengan pemerintah dapat terjalin dengan baik, sehingga menghasilkan pengusaha-pengusaha muda di Abdya yang dapat berdaya saing di tingkat provinsi dan nasional.

Ia menyebutkan, pengusaha tanpa pemerintah itu seperti pincang, begitu juga sebaliknya.

Ia menyebutkan, dengan berbagai problem pemangkasan anggaran serta hal lainnya, tentu HIPMI harus berpikir lebih cerdas bagaimana roda ekonomi di daerah khususnya di kabupaten/kota di Aceh dapat bergerak dengan baik.

"Salah satu program yang mendukung program Bapak Presiden Prabowo Subianto adalah HIPMI hadir dalam program ketahanan pangan.

BPP HIPMI mendukung program pemerintah dalam hal ini penyiapan dapur MBG. HIPMI di seluruh Indonesia diberikan kuota 1.000 dapur," ucapnya.

Ia menyampaikan, HIPMI di Abdya hendaknya  juga bisa memanfaatkan program tersebut, sehingga ada nilai dan daya saing yang memang bisa diciptakan dari kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah.

Ia menyebutkan, dana dari Antara—yang merupakan stakeholder BUMN yang telah disepakati (MoU) dengan HIPMI telah disepakati sebesar arp 20 triliun untuk industri peternakan ayam.  

"Jika MBG ini telah berjalan di seluruh daerah, pasokan ini tentu tidak akan cukup. Jadi, perlu adanya industri hulu ke hilir yang memang dibangun di tiap-tiap kabupaten/kota yang ada di Provinsi Aceh," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved