Senin, 20 April 2026

Berita Aceh Barat

Aksi Pencurian Ternak Jelang Ramadhan Resahkan Warga Aceh Barat, Dua Ekor Kerbau Ditembak

“Kita menduga pelaku menggunakan senjata api, sebab di sekitar kandang kita temukan selongsong peluru yang diduga digunakan untuk melumpuhkan kerbau

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Warga menemukan selongsong peluru yang diduga digunakan oleh pelaku pencurian ternak warga di Gampong, Suak Keumudee, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Senin (16/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Menjelang tradisi meugang Ramadan, aksi pencurian ternak kembali meresahkan warga di Gampong Suak Keumudee, Kecamatan Arongan Lambalek, Aceh Barat.
  • Dua ekor kerbau milik Nasruddin (34) ditembak pelaku tak dikenal menggunakan senjata api, pada Senin (16/2/2026) dini hari.
  • Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 39 juta (Rp 20 juta dan Rp 19 juta per ekor).
  • Bukti di lokasi: selongsong peluru yang diduga digunakan pelaku untuk melumpuhkan ternak.
  • Warga berharap aparat segera mengusut kasus ini.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT - Menjelang tradisi meugang dalam penyambutan Bulan Suci Ramadan, aksi pencurian ternak kian meresahkan warga.

Kali ini, dua ekor kerbau milik warga ditembak oleh pelaku tak dikenal dengan menggunakan senjata api di Gampong Suak Keumudee, Kecamatan Arongan Lambalek, Kabupaten Aceh Barat, Senin (16/2/2026) dini hari.

Korban, Nasruddin (34), warga Kubu, Kecamatan Arongan Lambalek, mengaku mengalami kerugian hingga Rp 39 juta.

Dua kerbau jantan miliknya masing-masing bernilai Rp 20 juta dan Rp 19 juta.

Dari dua ternak tersebut, satu ekor berhasil dibawa kabur setelah dagingnya diambil, sementara satu ekor lainnya ditemukan dalam kondisi tertembak dan lemas di sekitar lokasi.

“Kita menduga pelaku menggunakan senjata api, sebab di sekitar kandang kita temukan selongsong peluru yang diduga digunakan untuk melumpuhkan kerbau saya,” ungkap Nasruddin.

Ia menjelaskan, peristiwa itu diketahui sekitar pukul 06.00 WIB ,saat dirinya hendak memberi pakan di kandang.

Namun setibanya di lokasi, kedua kerbau tersebut sudah tidak berada di tempat.

Setelah melakukan pencarian, ia menemukan jejak berupa bagian perut dan isi dalam salah satu kerbau yang telah ditinggalkan pelaku.

Sekitar pukul 09.00 WIB, satu ekor kerbau lainnya ditemukan dalam kondisi masih hidup, namun sudah terkena tembakan di bagian leher dan tampak sangat lemas.

Atas inisiatif bersama warga, kerbau tersebut terpaksa disembelih karena kondisinya yang kritis dan dikhawatirkan tidak dapat diselamatkan.

Sementara itu, Keuchik Gampong Suak Keumudee, Kecamatan Arongan Lambalek, Samsul Azmi, membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut.

Ia menyebutkan kejadian itu terjadi di kawasan pesisir pantai tempat korban biasa memelihara ternaknya.

“Benar, ada pencurian kerbau dengan cara menembaknya. Ini sangat meresahkan warga,” ujarnya.

Sementara warga lainnya berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas kasus tersebut.

Hal ini mengingat aksi pencurian ternak menjelang meugang berpotensi meningkat dan mengancam mata pencaharian masyarakat, terutama warga yang hanya bergantung pada ternak sebagai harapan untuk tambahan pendapatan ekonominya.(*)

 


 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved