226 Unit Huntara Diserahkan untuk Korban Bencana di Bener Meriah
Selain bangunan fisik, para penghuni huntara juga menerima paket bantuan komprehensif untuk mendukung keberlangsungan hidup dan pemulihan ekonomi.
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 226 unit hunian sementara (huntara) diserahkan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah berat akibat bencana yang melanda Kabupaten Bener Meriah
- Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tagore Abubakar di Aula Pendopo Bupati, Selasa (17/2/2026).
- Tagore menegaskan bahwa bantuan huntara merupakan langkah krusial untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi pemulihan pascabencana.
SERAMBINEWS.COM, BENER MERIAH – Sebanyak 226 unit hunian sementara (huntara) diserahkan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah berat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bener Meriah pada November 2025 lalu.
Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tagore Abubakar di Aula Pendopo Bupati, Selasa (17/2/2026).
Dalam sambutannya, Tagore menegaskan bahwa bantuan huntara merupakan langkah krusial untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi pemulihan pascabencana.
“Kami berharap huntara ini dapat menjadi tempat tinggal sementara yang nyaman bagi masyarakat. Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan bagi seluruh warga yang terdampak,” ujar Tagore dikutip dari Kompas.com.
Baca juga: Tagore Serahkan Kunci Huntara Untuk 226 KK Korban Bancana
Paket Bantuan Komprehensif
Selain bangunan fisik, para penghuni huntara juga menerima paket bantuan komprehensif untuk mendukung keberlangsungan hidup dan pemulihan ekonomi.
Bantuan tersebut meliputi:
-Jaminan hidup sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan.
-Stimulan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5.000.000 per kepala keluarga (KK).
-Bantuan pangan berupa 10 kilogram beras per KK setiap bulan.
-Dana perlengkapan huntara sebesar Rp3.000.000 per keluarga.
Perlengkapan dasar seperti kompor, matras, dan selimut dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Pemerintah daerah menyebutkan, bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit secara bertahap, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
Baca juga: Kak Na Bantu 3 Sapi Meugang di Sawang Aceh Utara, Warga Terdampak Bencana Sambut Haru
Perhatian pada Aspek Sosial-Budaya
| Banjir Akibat Luapan Krueng Meureudu, Genangan di Negeri Japakeh Luka yang Terulang |
|
|---|
| Anak Korban Banjir Aceh Tamiang Diberi Trauma Healing, Dosen PKM Unsam Juga Bantu ke TPQ |
|
|---|
| Kisah Rukiyah Dapat Rumah Bantuan Baitul Mal Banda Aceh, Selama Ini Sekamar Bertiga dengan Putranya |
|
|---|
| Ibu dan Anak Diserang Pria Bersenjata Tajam di Aceh Utara, Pelaku Sempat Duel dengan Bocah 12 Tahun |
|
|---|
| Fakta Pernikahan Sesama Jenis di Malang: Suami Intan Ternyata Perempuan, Terbongkar Malam Pertama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Penyerahan-Hunian-Sementara-Huntara-Secara-Simbolis-Kepada-Korban-Bencana-di-Bener-Meriah.jpg)