Senin, 13 April 2026

226 Unit Huntara Diserahkan untuk Korban Bencana di Bener Meriah

Selain bangunan fisik, para penghuni huntara juga menerima paket bantuan komprehensif untuk mendukung keberlangsungan hidup dan pemulihan ekonomi.

|
Editor: Faisal Zamzami
Istimewa/Dok. Diskominfo Bener Meriah
HUNTARA - Penyerahan Hunian Sementara (Huntara) Secara Simbolis Kepada Masyarakat Korban Bencana di Gedung Aula Pendopo Bupati Bener Meriah, Selasa (17/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 226 unit hunian sementara (huntara) diserahkan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah berat akibat bencana yang melanda Kabupaten Bener Meriah 
  • Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tagore Abubakar di Aula Pendopo Bupati, Selasa (17/2/2026).
  • Tagore menegaskan bahwa bantuan huntara merupakan langkah krusial untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi pemulihan pascabencana.

 

SERAMBINEWS.COM, BENER MERIAH – Sebanyak 226 unit hunian sementara (huntara) diserahkan kepada keluarga yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah berat akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Bener Meriah pada November 2025 lalu.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tagore Abubakar di Aula Pendopo Bupati, Selasa (17/2/2026).

Dalam sambutannya, Tagore menegaskan bahwa bantuan huntara merupakan langkah krusial untuk memastikan warga terdampak memiliki tempat tinggal yang layak selama masa transisi pemulihan pascabencana.

“Kami berharap huntara ini dapat menjadi tempat tinggal sementara yang nyaman bagi masyarakat. Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan bagi seluruh warga yang terdampak,” ujar Tagore dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Tagore Serahkan Kunci Huntara Untuk 226 KK Korban Bancana

Paket Bantuan Komprehensif

Selain bangunan fisik, para penghuni huntara juga menerima paket bantuan komprehensif untuk mendukung keberlangsungan hidup dan pemulihan ekonomi.

Bantuan tersebut meliputi:

-Jaminan hidup sebesar Rp15.000 per orang per hari selama tiga bulan.

-Stimulan pemberdayaan ekonomi sebesar Rp5.000.000 per kepala keluarga (KK).

-Bantuan pangan berupa 10 kilogram beras per KK setiap bulan.

-Dana perlengkapan huntara sebesar Rp3.000.000 per keluarga.

Perlengkapan dasar seperti kompor, matras, dan selimut dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Pemerintah daerah menyebutkan, bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat bangkit secara bertahap, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

Baca juga: Kak Na Bantu 3 Sapi Meugang di Sawang Aceh Utara, Warga Terdampak Bencana Sambut Haru

Perhatian pada Aspek Sosial-Budaya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved