Minggu, 19 April 2026

Berita Banda Aceh

BBPOM dan Dispan Perketat Pengawasan Pangan Selama Ramadhan, Fokus Utama Takjil

BBPOM Aceh bersama Dinas Pangan memperketat pengawasan pangan selama Ramadhan, dengan fokus utama pada penjualan takjil.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
PERTEMUAN BBPOM & DISPAN - Kepala BBPOM Aceh, Riyanto dan Kadis Pangan Aceh, Surya Rayendra, beserta jajaran saat melakukan pertemuan di Kantor Dinas Pangan Aceh, Kamis (19/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • BBPOM Aceh bersama Dinas Pangan memperketat pengawasan pangan selama Ramadhan, dengan fokus utama pada penjualan takjil.
  • Langkah ini mencakup kerja sama laboratorium, peningkatan kapasitas UMKM pangan, serta pengawasan program makan bergizi gratis.
  • Tujuannya memastikan pangan aman, bebas bahan berbahaya, sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan sehat.

 

Laporan wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama bulan Ramadhan, petugas dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Aceh dan Dinas Pangan Aceh akan memperketat pengawasan peredaran pangan.

Hal ini guna memastikan semua makanan yang dijual dalam kondisi aman.

Pengawasan penjualan takjil atau penganan untuk berbuka puasa akan menjadi prioritas.

Komitmen pengawasan itu diperkuat setelah Kepala BBPOM di Aceh, Riyanto dan Kadis Pangan Aceh, Surya Rayendra, beserta jajaran melakukan pertemuan di Kantor Dinas Pangan Aceh pada Kamis (19/2/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi pengawasan keamanan pangan selama bulan Ramadan di Aceh.

Pertemuan diisi dengan pembahasan sejumlah agenda prioritas.

Baca juga: Cek Jajanan di Warkop, Petugas BBPOM Aceh Temukan Kerupuk Mengandung Boraks

Antara lain kerja sama pemanfaatan laboratorium pengujian, peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pangan, dan pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lalu, intensifikasi pengawasan pangan selama Ramadhan, persiapan Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026, serta sinkronisasi regulasi perizinan produk pangan dan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT).

Salah satu fokus utama adalah pelaksanaan pengawasan takjil secara terpadu yang melibatkan Dinas Pangan Aceh, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta instansi terkait lainnya. 

Pengawasan ini bertujuan memastikan pangan yang beredar selama Ramadhan aman dan bebas dari bahan berbahaya.

Dalam kesempatan tersebut, Riyanto menegaskan pentingnya momentum Ramadhan untuk memperkuat kolaborasi.

“Ramadhan adalah momentum yang tepat untuk mempererat sinergi pengawasan pangan,” kata Riyanto.

Baca juga: Ribuan Paket Takjil Gratis Siap Dibagikan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Selama Ramadhan

“Sehingga masyarakat Aceh dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan mengonsumsi pangan yang aman serta berkualitas,” ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved