Berita Banda Aceh
WH Amankan 4 Terduga LGBT di Taman Tepi Krueng Aceh, 3 Orang Positif HIV
Petugas Satpol PP & WH Banda Aceh mengamankan 4 pria terduga LGBT di Taman Tepi Krueng Aceh setelah razia dini hari.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Ringkasan Berita:
- Petugas Satpol PP & WH Banda Aceh mengamankan 4 pria terduga LGBT di Taman Tepi Krueng Aceh setelah razia dini hari, sementara 3 lainnya dipulangkan.
- Pemeriksaan kesehatan menunjukkan 3 dari 4 orang yang diamankan positif HIV dan langsung dirujuk untuk pendampingan serta layanan medis.
- Pemko Banda Aceh menegaskan penanganan dilakukan secara profesional, non-diskriminatif, dengan menjaga kerahasiaan identitas serta memperkuat pengawasan syariat Islam secara humanis.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 7 pria yang diduga melanggar syariat Islam dan terindikasi waria di taman kota Krueng Aceh pada Rabu (18/2/2026) dini hari, sekitar pukul 04.11 WIB.
Namun setelah proses penyidikan oleh petugas, empat orang diamankan dan tiga orang lainnya dipulangkan setelah didata identitasnya.
Lalu empat orang yang diamankan tersebut, dilakukan pemeriksaan kesehatan.
Hasilnya diketahui, jika 3 dari 4 orang terduga LGBT itu positif mengidap HIV.
“Dalam proses penyidikan, diketahui tiga dari empat orang yang kita amankan, diketahui terkonfirmasi positif mengidap HIV,” ujar Kasatpol PP dan WH Banda Aceh, Muhammad Rizal.
Fakta ini terungkap berdasarkan pemeriksaan kesehatan terhadap para terduga pelanggar syariat yang terjaring razia.
Baca juga: Jauhi Zina dan LGBT: Karena Itu Merusak Diri, Keturunan, Agama, Nusa dan bangsa
“Mereka pun langsung dirujuk untuk mendapatkan pendampingan serta layanan kesehatan sesuai prosedur,” ujar M Rizal.
Operasi itu dilakukan petugas berdasarkan laporan warga kepada Satpol PP & WH Kota Banda Aceh, bahwa tepi Krueng Aceh kerap dijadikan tempat perkumpulan kaum LGBT atau waria.
Lalu saat diri hari, Tim Kalong Satpol PP & WH Kota Banda Aceh langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan sejumlah pria di lokasi, meskipun hanya 4 orang yang memenuhi syarat untuk ditahan.
Pemko Banda Aceh menegaskan bahwa kerahasiaan identitas dan pendekatan non-diskriminatif tetap menjadi prinsip utama dalam setiap penanganan pelanggaran jarimah.
Hal ini seperti disampaikan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal sebelumnya.
“Ini wujud komitmen kami dalam memperkuat pengawasan pelaksanaan syariat Islam secara berkelanjutan dan humanis,” ujar Illiza.
Baca juga: Penjual Pentol Ditertibkan Satpol PP-WH Banda Aceh, Ternyata Ini Alasannya
Menurutnya, setiap upaya penegakan syariat dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta menghormati hak asasi setiap warga negara.
Satpol PP dan WH Banda Aceh
LGBT
HIV/AIDS
Krueng Aceh
taman kota
Banda Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
| Perkuat Barisan Pemasyarakatan, Kakanwil Ditjenpas Aceh Lantik 33 Pejabat Manajerial Baru |
|
|---|
| Ini Rekomendasi Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh, Pungutan Khusus ke Perusahaan Rusak Lingkungan |
|
|---|
| Komunitas Ruang Lingkup Soroti Tekanan Ekonomi di Balik Fenomena Anak Mengemis |
|
|---|
| Mendagri Tito Serahkan Mobil Operasional untuk Masjid Raya Baiturrahman Aceh |
|
|---|
| Gagal Curi 3 Poin di Aceh, Andik: Suporter Persiraja Sangat Luar Biasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/plt-kasatpol-pp-dan-wh-banda-aceh-muhammad-rizal.jpg)