Sabtu, 11 April 2026

Berita Bireuen

Kacabdin Bireuen Berbuka Puasa di Rumah Siswa Yatim, Begini Pesannya

Kacabdin Pendidikan Bireuen, Abdul Hamid, berbuka puasa bersama dua siswa yatim SMAN 1 Pandrah di Desa Lancok Ulim.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
BUKA PUASA BERSAMA - Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Bireuen, Abdul Hamid, SPd, MPd, Rabu (25/2/2026) sore, berbuka puasa bersama siswa yatim kakak beradik Muhammad Asri (kelas XII) dan Riska (kelas X), siswa SMAN 1 Pandrah, di Desa Lancok Ulim, Kecamatan Pandrah. 

Ringkasan Berita:
  • Kacabdin Pendidikan Bireuen, Abdul Hamid, berbuka puasa bersama dua siswa yatim SMAN 1 Pandrah di Desa Lancok Ulim.
  • Ia memberi motivasi agar tetap semangat belajar meski menghadapi keterbatasan ekonomi, serta mendorong mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
  • Abdul Hamid menegaskan pendidikan adalah investasi masa depan, sementara pihak sekolah berkomitmen mendukung karakter, disiplin, dan kerja keras siswa.

 

Laporan Wartawan Serambinews.com Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Bireuen, Abdul Hamid, SPd, MPd, Rabu (25/2/2026) sore, berbuka puasa bersama dua siswa yatim kakak beradik, Muhammad Asri (kelas XII) dan Riska (kelas X), di kediaman mereka di Desa Lancok Ulim, Kecamatan Pandrah. 

Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata Dinas Pendidikan terhadap siswa yang tetap berjuang menempuh pendidikan meski dalam keterbatasan ekonomi.

Acara sederhana penuh kehangatan itu turut dihadiri Kepala SMAN 1 Pandrah, Nazaruddin,, SPd, MM, serta beberapa guru pendamping. 

Kehadiran mereka memberi dukungan moral dan semangat bagi keluarga serta siswa.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Hamid menyampaikan, motivasi agar para siswa tidak menyerah pada keadaan. 

Ia menegaskan, bahwa pendidikan adalah harapan terbesar untuk masa depan.

“Kami datang bukan sekadar berbuka puasa, tetapi untuk menyampaikan pesan bahwa pendidikan adalah jalan menuju cita-cita,” ujarnya.

Baca juga: Plt Kacabdin: Selama Ramadhan, MBG SMA/SMK Gunakan Produk Dapur SMKN 3 Langsa

Kacabdin juga menekankan bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang.

Banyak peluang beasiswa dan bantuan pendidikan tersedia, baik dari pemerintah maupun lembaga lain. 

Yang terpenting adalah semangat dan tekad untuk terus belajar.

Secara khusus, Abdul Hamid memberi dorongan kepada Muhammad Asri agar melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. 

Ia menegaskan, bahwa biaya akan diupayakan melalui KIP Kuliah atau jalur bantuan lain.

“Asri memiliki semangat luar biasa. Pemerintah dan Dinas Pendidikan akan membantu membuka akses itu untukmu,” katanya penuh harapan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved