Kamis, 23 April 2026

Berita Aceh Selatan

Diduga Keracunan MBG, 3 Bersaudara Dirawat di Puskesmas Ujung Padang Rasian, Kepala SPPG Minta Maaf

Seorang siswa SMA, Isna Fitria, mengaku mengalami mual dan sakit perut setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa mie dan bakso

|
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
DIDUGA KERACUNAN MBG - Siswa diduga keracunan MBG saat dirawat di Puskesmas Ujung Padang Rasian, Aceh Selatan, Jum’at (27/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Seorang siswi SMA di Aceh Selatan bersama dua saudaranya dirawat di Puskesmas Ujung Padang Rasian setelah mengalami mual dan sakit perut usai mengonsumsi menu MBG berupa mie dan bakso.
  • Total 18 siswa dilaporkan mengalami dugaan keracunan dengan gejala mual, muntah, dan sakit perut beberapa jam setelah menyantap makanan yang sama.
  • Dinas Kesehatan menyatakan korban telah mendapat perawatan, sementara pihak SPPG meminta maaf dan menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebabnya.
 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Ilhami Syahputra | Aceh Selatan 

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Seorang siswa SMA, Isna Fitria, mengaku mengalami mual dan sakit perut setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berupa mie dan bakso, Kamis (26/2/2026) malam. 

Ia kini menjalani perawatan di Puskesmas Ujung Padang Rasian.

“Usai makan mie dan bakso terasa mual dan sakit perut,” ungkap Isna saat ditemui di ruang perawatan, Jum’at (27/2/2026).

Sementara itu, orang tua Isna, Masrida (40), warga Pasie Rasian, mengatakan tiga anaknya harus dirawat akibat dugaan keracunan makanan dari program MBG.

Menurut Masrida, anak pertamanya yang masih bersekolah di PAUD mulai menunjukkan gejala sekitar pukul 23.00 WIB. 

Kondisi serupa kemudian dialami anak keduanya yang duduk di kelas V SD pada pukul 03.00 WIB dini hari, disusul Isna yang merupakan siswa kelas I SMA saat waktu subuh.

Baca juga: Setiap SPPG Terima Rp 500 Juta per Hari, Kepala BGN Sebut 93 Persen Anggaran MBG Mengalir ke Daerah

“Pertama masuk Puskesmas anak saya yang sekolah di PAUD sekitar pukul 23.00 WIB, kemudian disusul yang SD kelas lima jam 03.00 dan terakhir anak saya yang SMA kelas 1 pada waktu Subuh,” ujarnya.

Ia mengaku baru mengetahui bahwa pasien lain di Puskesmas mengalami keluhan serupa setelah tiba di lokasi. 

Menurutnya, para pasien diduga mengonsumsi menu makanan yang sama.

“Kami baru tahu setelah di sini. Semua makan menu yang sama. Untuk sementara, saya menolak dulu MBG karena trauma,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, belasan siswa di Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan, dilaporkan mengalami dugaan keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan petugas SPPG Ujung Padang Asahan.

Informasi dihimpun para siswa mulai mengalami gejala keracunan setelah beberapa jam mengonsumsi makanan yang dibagikan petugas SPPG Ujung Padang Asahan Yayasan Ruang Kito Basamo, Kamis (26/2/2026).

Baca juga: Cegah Dugaan Keracunan MBG Seperti di Simpang Mamplam Bireuen, Dapur SPPG Perlu Dievaluasi

Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Selatan Faizah Abbas mengatakan bahwa ada 18 siswa yang mengalami dugaan keracunan MBG dan saat ini sudah mendapatkan perawatan medis.

“Ada 14 siswa yang rawat inap dan lainnya menjalani rawat jalan dengan gejala mual, muntah dan sakit perut,” katanya, Jum’at (27/2/2026).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved