Kamis, 30 April 2026

Banjir Landa Aceh

2.000 Warga Direkrut untuk Pembersihan, Bantuan Stimulan Rumah Tahap II Cair Besok

“Perekrutan dilakukan di lokasi-lokasi yang dibutuhkan. Sistemnya cash for work,” SAFRIZAL ZA, Kasatgaswil PRR Aceh

Tayang:
Editor: mufti
Serambinews.com/RIANZA ALFANDI
BANTUAN STIMULAN – Kasatgaswil PRR Aceh, Safrizal ZA menyampaikan, ribuan Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh bakal menerima bantuan stimulan Rumah Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS) Tahap II, pada Selasa (3/3/2026) lusa. 

Ringkasan Berita:
  • Satgaswil PRR Aceh akan merekrut sebanyak 2.000 warga untuk mempercepat proses pembersihan area terdampak bencana
  • Proses rekrutmen saat ini masih dalam tahap finalisasi, termasuk pembahasan mekanisme agar perekrutan berjalan secara terbuka dan tepat sasaran
  • Pemerintah juga akan kembali menyalurkan bantuan stimulan rumah bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh

“Perekrutan dilakukan di lokasi-lokasi yang dibutuhkan. Sistemnya cash for work,” SAFRIZAL ZA, Kasatgaswil PRR Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah melalui Satuan Tugas Kewilayahan (Satgaswil) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh akan merekrut sebanyak 2.000 warga untuk mempercepat proses pembersihan area terdampak bencana di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Kepala Satgaswil PRR Aceh, Safrizal ZA, mengatakan proses rekrutmen saat ini masih dalam tahap finalisasi, termasuk pembahasan mekanisme agar perekrutan berjalan secara terbuka dan tepat sasaran. “Sedang kami diskusikan bagaimana mekanisme rekrut terbaik, secara terbuka,” ujar Safrizal, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, perekrutan akan difokuskan di lokasi-lokasi yang memang membutuhkan penanganan pembersihan pascabencana. Skema yang digunakan adalah cash for work, yakni sistem padat karya yang memberikan upah kepada masyarakat atas pekerjaan yang dilakukan.

“Perekrutan dilakukan di lokasi-lokasi yang dibutuhkan. Sistemnya cash for work,” jelasnya.

Safrizal menegaskan, program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat umum, khususnya warga yang berada di sekitar wilayah terdampak. Selain bertujuan mempercepat proses pembersihan lingkungan dan pemulihan infrastruktur dasar, skema ini juga diharapkan mampu membantu meringankan beban ekonomi masyarakat pascabencana.

Terkait jadwal pelaksanaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota di daerah terdampak untuk menentukan lokasi yang dapat segera memulai kegiatan. “Jadwal perekrutan akan kami koordinasikan dengan bupati/walikota, mana lokasi yang akan bisa dimulai segera,” ungkap Safrizal.

Program cash for work ini menjadi bagian dari upaya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemulihan di daerah masing-masing.

Bantuan stimulan

Selain itu, pemerintah juga akan kembali menyalurkan bantuan stimulan rumah bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh. Ribuan kepala keluarga (KK) terdampak bencana akan menerima bantuan Rumah Rusak Ringan (RR) dan Rumah Rusak Sedang (RS) Tahap II pada Selasa (3/3/2026) besok.

Kasatgaswil PRR Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara serentak di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

“Penyerahan bantuan stimulan Rumah RR dan Rumah RS Tahap II dipimpin secara Terpusat oleh Menko PMK di Bireuen dan Mendagri pada waktu yang sama di 15 kabupaten/kota dari tiga provinsi,” ungkap Safrizal, Sabtu (28/2/2026) di Banda Aceh.

Khusus di Aceh, terdapat empat kabupaten/kota yang menerima bantuan dengan total nilai mencapai Rp 129.480.000.000. Bantuan tersebut ditujukan untuk mempercepat proses pemulihan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Di Kabupaten Aceh Utara, bantuan diberikan kepada 354 KK untuk Rumah RR dan 142 KK untuk Rumah RS dengan total nilai Rp 9.570.000.000. Sementara itu, Kabupaten Bireuen menjadi daerah penerima bantuan terbesar. Penyerahan dilakukan langsung oleh Menko PMK dan Sestama BNPB kepada 3.102 KK untuk Rumah RR dan 1.476 KK untuk Rumah RS dengan total bantuan stimulan Rp 90.810.000.000.

Di Kota Langsa, bantuan diserahkan oleh Kakorps Brimob kepada 780 KK untuk Rumah RR dan 546 KK untuk Rumah RS dengan total bantuan Rp 28.080.000.000. Adapun di Kabupaten Pidie, bantuan diberikan kepada 5 KK untuk Rumah RR dan 14 KK untuk Rumah RS dengan total bantuan stimulan Rp 555.000.000.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved