Selasa, 2 Juni 2026

Berita Banda Aceh

Neraca Perdagangan Aceh Surplus Saat Ekspor Turun, Batubara Masih Dominan

BPS Aceh mencatat nilai ekspor Januari 2026 sebesar 47,58 juta dolar AS, turun 20,29?ri Desember 2025 dan 6,43% dibanding Januari 2025.

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO/HUMAS BPS ACEH
NERACA PERDAGANGAN ACEH – Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria menyebutkan, neraca perdagangan Aceh surplus di saat nilai ekspor turun pada Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BPS Aceh mencatat nilai ekspor Januari 2026 sebesar 47,58 juta dolar AS, turun 20,29 persen dari Desember 2025 dan 6,43 % dibanding Januari 2025.
  • Batubara mendominasi ekspor dengan nilai 40,97 juta dolar AS (86,12 % ), terutama ke India, disusul Jepang dan Amerika Serikat.
  • Meski ekspor turun, neraca perdagangan tetap surplus 17,86 juta dolar AS karena impor menurun tajam, didominasi gas propana/butana dari AS.
 
 

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat, nilai ekspor asal Provinsi Aceh pada Januari 2026, tercatat sebesar 47,58 juta dolar AS. 

Angka ini mengalami penurunan 20,29 persen dibandingkan Desember 2025. 

Secara tahunan (year-on-year), nilai ekspor juga turun 6,43 persen dibandingkan Januari 2025.

Kepala BPS Provinsi Aceh, Agus Andria mengatakan, bahwa sebagian besar komoditas diekspor melalui pelabuhan di Aceh sendiri, yakni sebesar 42,87 juta dolar AS atau 90,09 persen dari total ekspor. 

“Sementara sisanya dikirim melalui pelabuhan di provinsi lain, dengan porsi terbesar melalui Provinsi Sumatera Utara senilai 4,65 juta dolar AS,” kata Agus dalam konferensi pers yang dilakukan pada Senin (2/3/2026).

Diterangkan Agus, berdasarkan negara tujuan, ekspor terbesar pada Januari 2026 ditujukan ke India dengan nilai 41,35 juta dolar AS. 

Baca juga: Neraca Perdagangan Aceh Surplus, India Jadi Mitra Dagang Terbesar, Disusul Thailand dan Amerika

Komoditas utama yang dikirim adalah batubara

Posisi kedua ditempati Jepang sebesar 2,34 juta dolar AS, dengan komoditas bahan anyaman nabati. 

Selanjutnya, Amerika Serikat senilai 1,76 juta dolar AS dengan komoditas utama kopi dan rempah-rempah.

Secara keseluruhan, batubara menjadi komoditas ekspor terbesar dengan nilai 40,97 juta dolar AS atau setara 86,12 persen dari total ekspor. 

Komoditas lainnya yang turut berkontribusi adalah kopi dan rempah-rempah, bahan anyaman nabati, serta berbagai produk kimia.

Neraca Perdagangan Surplus

Sementara itu, Kepala BPS Aceh Besar, Agus Andria mengatakan, nilai impor yang masuk ke Provinsi Aceh pada Januari 2026, tercatat sebesar 29,73 juta dolar AS. 

Angka ini menurun 44,08 persen dibandingkan Desember 2025 dan merosot 60,80 persen dibandingkan Januari 2025.

Baca juga: Neraca Perdagangan Aceh Alami Surplus 6,64 Juta Dolar, Nilai Ekspor Meningkat 2,42 persen

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved