Rabu, 8 April 2026

Berita Banda Aceh

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Aceh Awal 2026 Turun 24,19 Persen, Ini Datanya

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 24,19 persen dibandingkan Desember 2025.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
KUNJUNGAN WISATAWAN MENURUN - Wisatawan Malaysia berpose di Sabang Fair View, tepat di depan penunjuk arah dunia yang menunjukkan jarak dari Sabang ke berbagai kota besar internasional. Kunjurngan wisatawan ke Aceh menurun di awal 2026. 

Ringkasan Berita:
  • BPS Aceh mencatat kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari 2026 hanya 3.666 orang, turun 24,19 persen dibanding Desember 2025.
  • Mayoritas turis berasal dari Malaysia (2.908 orang), disusul Singapura, Australia, Prancis, Jerman, dan negara lainnya.
  • Penurunan kunjungan berdampak pada tingkat hunian hotel berbintang yang hanya 19,31 persen, serta hotel non-bintang 15,14 persen.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh merilis data terbaru mengenai kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Tanah Rencong pada Januari 2026.

Berdasarkan laporan resmi, jumlah kunjungan turis asing tercatat sebanyak 3.666 orang.

Angka ini menunjukkan penurunan signifikan sebesar 24,19 persen dibandingkan Desember 2025.

Serta turun 5,81 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Aceh, Agus Andria, menjelaskan bahwa terdapat dua pintu masuk utama bagi wisman ke Aceh.

Yakni Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) di Aceh Besar dan Pelabuhan Internasional Balohan di Sabang. 

Baca juga: Masyarakat Diminta Aktif Ingatkan Wisatawan Hormati Syariat di Sabang

Dari kedua jalur tersebut, mayoritas turis asing yang datang berasal dari Malaysia.

Pada Januari 2026, jumlah kunjungan wisatawan Malaysia mencapai 2.908 orang, menjadikannya negara dengan kontribusi terbesar terhadap angka kunjungan.

Selain itu, Aceh juga menerima kunjungan dari berbagai negara lain.

Seperti Singapura (55 orang), Australia (51), Prancis (47), Jerman (46), Thailand (35), Inggris (30), Amerika Serikat (24), Belanda (16), Selandia Baru (1), serta turis dari negara lainnya sebanyak 453 orang.

Penurunan jumlah kunjungan ini turut berdampak pada sektor akomodasi.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Aceh pada Januari 2026 tercatat hanya 19,31 persen.

Angka tersebut turun 8,22 persen dibandingkan Desember 2025, dan juga lebih rendah 4,08 persen dibandingkan Januari 2025.

Baca juga: VIDEO - Panik! Jamaah Tadarusan Dikejutkan Aksi Wisatawan Mengamuk

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved