Rabu, 15 April 2026

Banjir Landa Aceh

MPU Puji Kinerja Kapolda Aceh Tangani Wilayah Terdampak Bencana

“Saya lihat sendiri bagaimana beliau memobilisasi personel, peralatan, dan memprioritaskan keselamatan warga. Bukan sekadar kunjungan seremonial...

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/Rianza Alfandi
ABU SIBREH – Ketua MPU Aceh, Tgk. H. Faisal Ali atau yang akrab disapa Abu Sibreh, mengapresiasi kinerja Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam penanganan wilayah terdampak banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh. Foto direkam beberapa waktu lalu. 

Ringkasan Berita:
  • Ketua MPU Aceh, Tgk H Faisal Ali (Abu Sibreh) memberikan apresiasi atas kinerja Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam penanganan banjir dan longsor di sejumlah daerah.
  • Kapolda dinilai sigap memobilisasi personel, peralatan, distribusi logistik, dapur umum, hingga pengawalan evakuasi warga, dengan turun langsung ke lapangan.
  • Selain penanganan bencana, kinerja Kapolda juga menunjukkan capaian di bidang penegakan hukum.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk H Faisal Ali atau yang akrab disapa Abu Sibreh, memberikan apresiasi terhadap kinerja Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah dalam penanganan wilayah terdampak banjir dan longsor di sejumlah daerah di Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan menyusul langkah cepat dan terukur jajaran Polda Aceh dalam merespons bencana, mulai dari pengerahan personel, distribusi bantuan, hingga pengawalan proses evakuasi warga di lokasi terdampak.

“Saya lihat sendiri bagaimana beliau memobilisasi personel, peralatan, dan memprioritaskan keselamatan warga. Bukan sekadar kunjungan seremonial; ini kerja lapangan yang total,” ujar Abu Sibreh, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, dalam situasi darurat Kapolda Aceh tidak hanya memberikan instruksi dari kantor, tetapi turun langsung memastikan setiap tahapan penanganan berjalan efektif.

Mulai dari distribusi logistik, operasional dapur umum, hingga pengawalan evakuasi ke titik-titik yang sulit dijangkau.

“Beliau itu tipe pemimpin yang tidak ingin hanya menerima laporan. Harus melihat langsung kondisi di lapangan agar keputusan yang diambil tepat sasaran,” katanya.

Selain respons kebencanaan, kinerja Kapolda Aceh juga dinilai menunjukkan capaian signifikan dalam bidang penegakan hukum.

Berdasarkan data kajian yang dipublikasikan Lembaga Jaringan Survei Inisiatif, terjadi penurunan angka tindak pidana umum sebesar 14,9 persen. 

Tingkat penyelesaian perkara juga meningkat dari sekitar 72 persen menjadi 82 persen.

Capaian tersebut dinilai mencerminkan peningkatan efektivitas penyidikan serta koordinasi antar-satuan di lingkungan Polda Aceh.

Di sektor pemberantasan narkotika, operasi besar pada Oktober 2025 berhasil membongkar jaringan lintas provinsi dengan barang bukti dalam jumlah signifikan.

Keberhasilan itu dipandang sebagai bukti konsistensi dan intensitas penegakan hukum yang terus diperkuat.

Tak hanya fokus pada aspek keamanan dan kebencanaan, Polda Aceh juga menjalankan program berbasis lingkungan, termasuk penanaman ribuan bibit mangrove serta penindakan terhadap praktik perusakan lingkungan.

Pendekatan ini dinilai sebagai strategi komprehensif dalam membangun kepercayaan publik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved