Rabu, 15 April 2026

Berita Banda Aceh

Wagub Aceh Fadhlullah Dorong TPID Perkuat Sinergi, Jaga Stabilitas Harga

Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh harus memperkuat sinergi dalam upaya menjaga

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com/HO
PIMPIN RAPAT – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, memimpin rapat terkait penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, di ruang potensi daerah Setda Aceh, Banda Aceh, Rabu (4/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah Aceh memperkuat sinergi karena inflasi mencapai 6,94 persen, naik dari 6,69 persen berdasarkan data BPS.
  • TPID diminta menjaga stabilitas harga melalui pengendalian distribusi bahan pokok dan operasi pasar guna melindungi daya beli masyarakat.
  • Terkait bencana, Pemprov akan mengaktifkan posko, menyosialisasikan skema bantuan huntara-huntap, serta menggandeng BPKP dan Kejaksaan untuk memperkuat pengawasan.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Wakil Gubernur atau Wagub Aceh, Fadhlullah, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh harus memperkuat sinergi dalam upaya menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Tanah Rencong. 

Hal tersebut disampaikan Fadhlullah dalam arahannya saat memimpin rapat koordinasi penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, di ruang potensi daerah Setda Aceh, Rabu (4/3/2026).

“TPID harus terus memperkuat sinergi, karena berdasarkan data BPS inflasi Aceh berada di angka 6,94 persen. Angka ini meningkat jika dibandingkan bulan sebelumnya di angka 6,69 persen.

Hal ini tentu harus segera kita respon dengan terus memperkuat upaya stabilisasi,” ujar Fadhlullah.

Menurut Fadhlullah, TPID harus melakukan upaya pengendalian harga, memastikan kelancaran distribusi bahan pokok dan melaksanakan operasi pasar.

“Hal itu guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Safari Ramadhan ke Langsa, Pemerintah Aceh Perkuat Solidaritas dan Pemulihan Pascabencana

Sementara itu, dalam hal penanganan bencana, ia juga menginstruksikan Sekda Aceh untuk menyosialisasikan kepada masyarakat tentang skema pemberian bantuan, khususnya terkait dengan hunian sementara, hunian tetap serta skema pendanaan lainnya.

Ia menekankan, bahwa seluruh elemen, termasuk masyarakat terdampak harus mendukung upaya percepatan dan pemulihan pasca bencana. 

“Karena itu, penting bagi kita menyosialisasikan berbagai program pemulihan kepada masyarakat agar tidak terjadi miss komunikasi.

Untuk itu, Pak Sekda harus mengaktifkan kembali posko, karena ini akan menjadi jembatan informasi, baik dari masyarakat ke Pemerintah Pusat, demikian pula sebaliknya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Fadhlullah juga mengingatkan dinas terkait segera melakukan upaya dan langkah konkret agar bisa segera diambil langkah cepat terkait pemulihan bencana. 

“Pemerintah Aceh akan menggandeng BPKP dan Kejaksaan untuk memperkuat APIP,” katanya. 

Baca juga: ISNU Aceh Gandeng BSI, Dorong Perencanaan Haji Sejak Dini di Tengah Antrean 5,6 Juta Orang

Dalam rakor tersebut turut hadir Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Kajati Aceh Yudi Triadi, perwakilan dari Kodam Iskandar Muda, Kepala BPKP Perwakilan Aceh Nanang Agus Sutrisno, serta para Asisten, Staf Ahli dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh. (*)

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved