Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Pertamina Minta Warga Aceh Timur Tidak Panic Buying, Stok BBM Aman dan Lancar

Saat ini, penyaluran harian di Aceh Timur berada pada angka normal, yakni rata-rata 230 kiloliter (KL) per hari.

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Amirullah
Serambinews.com/Maulidi Alfata
Suasana di SPBU Idi Rayeuk, sepeda motor dan mobil mengantri BBM akibat dari panic buying, sehingga membuat kemacetan parah di jalan lintas Medan Banda Aceh, Gampong Tanoh Anoe, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, Sabtu (7/3/2026) 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat di Kabupaten Aceh Timur untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan (panic buying) di periode pertengahan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri 2026.

Pertamina menegaskan bahwa ketersediaan energi di wilayah tersebut dalam kondisi mencukupi dan distribusi berjalan lancar.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw, menjelaskan bahwa fenomena antrean panjang akibat kekhawatiran masyarakat tidak perlu terjadi.

Saat ini, penyaluran harian di Aceh Timur berada pada angka normal, yakni rata-rata 230 kiloliter (KL) per hari.

"Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan seperti biasa. Tidak perlu melakukan pembelian berlebih karena stok yang tersedia saat ini berada dalam kondisi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Aceh Timur," ujar Fahrougi dalam keterangannya kepada Serambi, Sabtu (7/3/2026).

Menyikapi tren konsumsi tahunan, Pertamina memproyeksikan adanya kenaikan permintaan BBM di wilayah Aceh Timur sebesar 8 hingga 10 persen dibandingkan hari biasa selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Baca juga: Dugaan Keracunan MBG Di Aceh Selatan, GAMA Minta Dinkes Kawal Hasil Lab dan Disampaikan Terbuka 

Baca juga: Update Harga Pertamax 7 Maret 2026 di Indonesia, Berikut Rincian Harga Seluruh SPBU di Indonesia

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak Pertamina telah memperkuat rantai distribusi dari terminal BBM yang menyuplai wilayah Aceh Timur.

Skema penyesuaian penyaluran akan dilakukan secara bertahap mengikuti dinamika kebutuhan di lapangan.

"Kami terus memantau distribusi dan memastikan suplai ke setiap SPBU tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Jika ada peningkatan konsumsi, kami akan menyesuaikan suplai agar kebutuhan tetap terpenuhi," tambahnya.

Langkah mitigasi ini diharapkan dapat meredam keresahan masyarakat terkait ketersediaan bahan bakar di SPBU.

Pertamina memastikan bahwa koordinasi dengan pihak pangkalan dan SPBU terus dilakukan secara intensif guna menjamin kelancaran pasokan energi bagi warga Aceh Timur. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved