Bupati Aceh Barat Serahkan Huntara bagi Korban Bencana di Pante Ceureumen
“Kita berharap masyarakat sudah memiliki tempat tinggal sementara yang layak sebelum Lebaran,” katanya.
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Faisal Zamzami
Ringkasan Berita:
- Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP menyerahkan kunci hunian sementara (huntara) kepada masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Selasa (10/3/2026).
- Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan enam unit huntara lengkap dengan fasilitas pendukung bagi warga yang terdampak bencana.
- Selain itu, bantuan sembako juga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, ACEH BARAT — Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP menyerahkan kunci hunian sementara (huntara) kepada masyarakat korban bencana hidrometeorologi di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Selasa (10/3/2026).
Penyerahan tersebut turut disaksikan unsur Forkopimda serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyerahkan enam unit huntara lengkap dengan fasilitas pendukung bagi warga yang terdampak bencana.
Selain itu, bantuan sembako juga disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan pasca bencana.
Bupati Tarmizi mengatakan, hunian sementara tersebut akan ditempati warga sambil menunggu proses pembangunan hunian tetap (huntap) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Untuk sementara masyarakat akan menempati huntara ini sambil menunggu pembangunan huntap. Kami juga memastikan bantuan sembako bagi masyarakat tetap diperhatikan,” ujar Tarmizi.
Baca juga: Air Sumur Bor di Huntara Bau dan Berkarat, Nyamuk Mengganas dan Maling Mulai Marak
Ia menjelaskan, pembangunan huntara di beberapa wilayah lainnya, seperti di Gampong Lawet, mengalami sedikit keterlambatan akibat faktor teknis, terutama terkait ketersediaan listrik serta distribusi material ke lokasi pembangunan.
Menurutnya, akses menuju wilayah tersebut cukup sulit karena harus melewati jembatan gantung yang hanya dapat dilalui sepeda motor.
Sementara kendaraan roda empat harus memutar melalui jalur lain yang lebih jauh.
“Huntara di Lawet sedikit terlambat karena kendala teknis dan akses distribusi material. Untuk menuju lokasi harus melewati jembatan gantung yang hanya bisa dilalui sepeda motor,” jelasnya.
Tarmizi berharap hunian sementara yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut dapat memberikan tempat tinggal yang layak bagi warga terdampak, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kita berharap masyarakat sudah memiliki tempat tinggal sementara yang layak sebelum Lebaran,” katanya.
Baca juga: 58 Huntara di Banda Alam Dikebut, Warga Terdampak Banjir Akan Segera Pindah
| DWP Aceh Barat Dorong Penguatan Pola Asuh Berbasis Nilai dan Ketahanan Keluarga |
|
|---|
| Pelantikan 22 Pramuka Garuda Penegak dan Penggalang Warnai Penutupan Jambore Cabang Ke-5 Abdya |
|
|---|
| VIDEO Kapolres Aceh Barat Daya Tutup Jambore Pramuka Abdya |
|
|---|
| Dishub Aceh Barat Aktifkan Kembali Halte Bus Sekolah, Kampanye Keselamatan Dimulai |
|
|---|
| Tutup Jambore Pramuka Abdya, Kapolres Minta Pramuka Mampu Menyesuaikan dengan Perkembangan Zaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bupati-Aceh-Barat-Tarmizi-SP-melihat-kebutuhan-perlengkapan-warga-saat-penyerahan-Huntara.jpg)