Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Satu Tahun TRK Sayang

Satu Tahun Pemerintahan TRK Sayang: Menuju Nagan Raya Mandiri dan Madani

Langkah awal yang ditempuh pemerintahan TRK–SAYANG adalah melakukan konsolidasi internal

Penulis: Rizwan | Editor: IKL
for serambinews
Penyerahan Beasiswa Guna Mendukung Taraf Pendidikan 

SERAMBINEWS.COM - Satu tahun telah berlalu sejak Kabupaten Nagan Raya memasuki babak baru kepemimpinan di bawah pasangan Bupati Dr. Teuku Raja Keumangan, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Raja Sayang yang dikenal luas dengan sebutan TRK–SAYANG.

Konsolidasi dan Penataan Pemerintahan

Langkah awal yang ditempuh pemerintahan TRK–SAYANG adalah melakukan konsolidasi internal dan penataan birokrasi. Penguatan koordinasi dilakukan secara menyeluruh, termasuk membangun komunikasi intensif dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta berbagai pemangku kepentingan.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen pada kebijakan berbasis data. Berbagai persoalan daerah dipetakan secara komprehensif, mulai dari kondisi keuangan daerah, pengelolaan aset, struktur organisasi perangkat daerah, hingga kapasitas sumber daya aparatur. Langkah ini menjadi landasan agar setiap kebijakan yang diambil tidak bersifat populis semata, melainkan presisi dan akuntabel.

Hasil pemetaan tersebut kemudian dirumuskan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Nagan Raya yang selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

Wajah Ibukota Suka Makmue yang Kian Bersih dan Terawat, Semakin Megah dengan Rampungnya 4 Menara Masjid Giok yang Kini Mulai Disebut-sebut Sebagai The Hagia Sophia-nya Aceh.
Wajah Ibukota Suka Makmue yang Kian Bersih dan Terawat, Semakin Megah dengan Rampungnya 4 Menara Masjid Giok yang Kini Mulai Disebut-sebut Sebagai The Hagia Sophia-nya Aceh. (for serambinews)

Infrastruktur Dasar dan Investasi Sumber Daya Manusia

Di sektor kesehatan, penataan rumah sakit daerah dilakukan secara menyeluruh, termasuk peningkatan fasilitas pelayanan dan pembangunan gedung rawat inap baru. Penguatan layanan kesehatan masyarakat juga dilakukan melalui optimalisasi puskesmas di tingkat kecamatan hingga gampong.

Pada sektor pendidikan, langkah strategis ditempuh melalui komunikasi intensif dengan pemerintah pusat. Hasilnya, pembangunan Sekolah Rakyat dengan dukungan anggaran ratusan miliar rupiah mulai direalisasikan. Sekolah Rakyat di Kabupaten Nagan Raya tersebut menjadi satu-satunya yang dibangun di kawasan Barat Selatan Aceh, wilayah pemekaran dari Aceh Barat.

Pembangunan Jembatan Blang Panyang - Kandeh-Killa Membuka Akses Ekonomi Baru di Wilayah Perbatasan antar Kabupaten
Pembangunan Jembatan Blang Panyang - Kandeh-Killa Membuka Akses Ekonomi Baru di Wilayah Perbatasan antar Kabupaten (for serambinews)

Investasi pada sumber daya manusia juga diwujudkan melalui pemberian bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang kurang mampu di perguruan tinggi negeri dan swasta. Langkah ini menegaskan bahwa pembangunan fisik harus berjalan seiring dengan penguatan kualitas manusia.

Pengendalian Inflasi dan Penguatan Ekonomi Daerah

Upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga kebutuhan pokok juga dilakukan melalui operasi pasar murah di 10 kecamatan serta Gerakan Pangan Murah. Program ini menjadi bagian dari langkah menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional.

UMKM Nagan Raya perhiasan dan pernak pernik berbahan Giok semakin di kenal di tingkat Nasional dan Internasional, Foto bersama Pengusaha Nasional Hasyim Djojohadikusumo
UMKM Nagan Raya perhiasan dan pernak pernik berbahan Giok semakin di kenal di tingkat Nasional dan Internasional, Foto bersama Pengusaha Nasional Hasyim Djojohadikusumo (for serambinews)

Di sisi lain, pemerintah daerah mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hingga kini, program pembangunan tersebut telah berjalan di 71 koperasi yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Nagan Raya.

Infrastruktur Konektivitas dan Produktivitas Ekonomi

Pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritas. Penyelesaian Jembatan Blang Banyang–Kandeh–Kila sepanjang 140 meter membuka akses konektivitas baru yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan. Selain itu, perbaikan jalan antarkecamatan dan antargampong melalui pengerasan dan hotmix turut memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga terus meningkatkan kualitas permukiman serta akses layanan dasar bagi masyarakat. Sepanjang tahun 2025, pemerintah daerah telah membangun 9 unit sumur bor yang dilengkapi dengan 1.400 sambungan rumah (SR) guna memperluas akses air bersih bagi masyarakat.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved