Kamis, 23 April 2026

Berita Banda Aceh

Edi Kamal Minta Layanan Kesehatan di Aceh Tetap Optimal Selama Mudik Lebaran

seluruh fasilitas kesehatan diminta untuk tetap siaga dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama libur panjang.

Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
PELAYANAN KESEHATAN OPTIMAL – Anggota Komisi V DPRA, Edi Kamal, meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Aceh tetap beroperasi secara optimal selama masa mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Rabu (18/3/2026). 

Ringkasan Berita:Anggota Komisi V DPRA, Edi Kamal, menekankan agar seluruh fasilitas kesehatan di Aceh tetap optimal selama masa mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
 
Ia meminta kesiapsiagaan puskesmas, rumah sakit, tenaga medis, ambulans, serta ketersediaan obat-obatan untuk menghadapi kondisi darurat dan lonjakan pasien.
 
Edi Kamal menegaskan pentingnya koordinasi antarinstansi agar masyarakat dapat menjalani mudik dan merayakan Idul Fitri dengan aman, sehat, dan nyaman.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Edi Kamal, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Aceh, khususnya puskesmas dan rumah sakit, agar tetap beroperasi secara optimal selama masa mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. 

Menurutnya, momentum mudik lebaran selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan berbagai persoalan kesehatan, mulai dari kelelahan dalam perjalanan, kecelakaan lalu lintas, hingga kondisi darurat medis lainnya. 

Karena itu, seluruh fasilitas kesehatan diminta untuk tetap siaga dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama libur panjang.

“Masa mudik dan libur Idul Fitri bukan alasan pelayanan kesehatan menurun. Justru pada momen seperti ini, puskesmas dan rumah sakit harus benar-benar siap.

Karena masyarakat sangat membutuhkan akses layanan yang cepat, mudah, dan responsif, terutama dalam situasi darurat,” kata Edi Kamal, dikonfirmasi Serambinews.com, Rabu (18/3/2026).

Baca juga: Elongasi Hilal di Aceh Kurang 0,3 Derajat, Kapan Lebaran Idul Fitri 2026 Tunggu Hasil Sidang Isbat

Politikus Partai Demokrat itu menekankan, bahwa kesiapsiagaan tersebut harus mencakup berbagai aspek, mulai dari ketersediaan tenaga medis, petugas piket, layanan UGD 24 jam, ambulans siaga, hingga stok obat-obatan dan perlengkapan medis dasar yang memadai.

Ia menilai, fasilitas pelayanan kesehatan harus mampu mengantisipasi kemungkinan meningkatnya jumlah pasien selama arus mudik maupun arus balik nantinya. 

Selain itu, koordinasi antara Dinas Kesehatan, puskesmas, rumah sakit, tenaga medis, dan pihak terkait lainnya juga harus diperkuat agar penanganan terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Baca juga: Banyak Kendaraan dari Arah Medan Enggan Beralih ke Jalur Awe Geutah

“Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan hanya karena suasana libur panjang.

Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, salah satunya melalui pelayanan kesehatan yang tetap siaga dan maksimal,” tegasnya.

Memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat

Edi Kamal yang membidangi urusan kesehatan di Komisi V DPR Aceh menyebutkan, bahwa pelayanan kesehatan yang optimal selama lebaran menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman bersama keluarga tercinta. 

Ia juga mengingatkan agar perhatian khusus diberikan kepada fasilitas kesehatan yang berada di wilayah jalur mudik, pusat keramaian, terminal, serta kawasan yang memiliki potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

“Fasilitas kesehatan di jalur mudik harus menjadi perhatian utama. Kesiapan puskesmas dan rumah sakit tidak hanya soal membuka layanan, tetapi juga memastikan seluruh sistem penanganan berjalan efektif jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat,” jelasnya.

Baca juga: Daftar Tarif Tol Sigli-Banda Aceh Selama Idul Fitri 2026, Ada Potongan 30 Persen, Cek Ketentuannya

Lebih lanjut, Edi Kamal berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat melakukan pemantauan secara intensif terhadap kesiapan fasilitas kesehatan, sehingga masyarakat dapat menjalani mudik dan merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, sehat, dan tenang.

“Idul Fitri adalah momentum kebahagiaan dan kebersamaan. Karena itu, kita semua harus memastikan masyarakat dapat merayakannya dalam kondisi sehat dan nyaman. Pelayanan kesehatan yang siaga adalah bagian penting dari upaya itu,” pungkasnya.

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved