Jumat, 24 April 2026

Berita Aceh Utara

Neraka di Tengah Kebun Sawit: Kisah Kebakaran Tumpukan Kayu di Langkahan

Asap pekat mulai membumbung dari tumpukan kayu gelondongan yang sudah berbulan-bulan teronggok di tengah perkebunan sawit.

Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TUMPUKAN KAYU TERBAKAR - Tumpukan kayu yang dibawa banjir pada akhir November 2025, di Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara terbakar sejak Jumat (27/3/2026). 

Asap pekat mulai membumbung dari tumpukan kayu gelondongan yang sudah berbulan-bulan teronggok di tengah perkebunan sawit.

SERAMBINEWS.COM - Langit sore di Dusun Teungoh, Desa Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pada Jumat (27/3/2026), berubah muram. 

Asap pekat mulai membumbung dari tumpukan kayu gelondongan yang sudah berbulan-bulan teronggok di tengah perkebunan sawit.

Kayu-kayu itu dulunya hanyalah sisa banjir besar yang melanda wilayah tersebut. 

Namun setelah mengering selama hampir tiga bulan, ia menjelma menjadi bahan bakar sempurna bagi api yang kemudian menciptakan bencana baru.

Api yang awalnya kecil segera membesar. 

Angin kencang yang berhembus di kawasan Sungai Terusan Arakundo membuat kobaran api merambat cepat, melahap batang demi batang pohon sawit. 

Dalam hitungan jam, sekitar 14 hektare (Ha) kebun sawit milik warga ludes terbakar. 

Warga yang menyaksikan dari kejauhan menggambarkan pemandangan itu seperti “neraka di siang hari.”

Baca juga: Sudah Sebulan Tumpukan Kayu Sisa Banjir Bandang di Aceh Tamiang Keluarkan Asap

Keuchik Buket Linteung, Mansur, masih terkejut ketika menceritakan kembali peristiwa itu.

“Pagi tadi kami ke lokasi lagi, ternyata sudah ludes terbakar,” ujarnya dengan nada getir. 

Ia menambahkan, api memang berasal dari tumpukan kayu sisa banjir yang berada di tengah areal perkebunan. 

Tanaman sawit yang masih tersisa pun tak mampu bertahan dari amukan api.

Kepanikan melanda warga sekitar. 

Mereka berusaha menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan, namun api terlalu cepat meluas. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved