Berita Bireuen
Puluhan Huntap di Jangka Bireuen Sedang Dibangun
Khusus di Alue Kuta katanya, peletakan batu pertama sebanyak 45 unit sudah dilakukan beberapa waktu dan saat ini sedang dikerjakan.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Amirullah
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejak beberapa waktu lalu, puluhan unit rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir di Jangka, Bireuen mulai dibangun, ada yang sedang plester dinding, pemasangan batako, penggalian fondasi, pengecoran fondasi maupun sedang pengantaran material bangunan.
Hal tersebut disampaikan Camat Jangka, Mulyadi SP MSM menjawab Serambinews.com, Sabtu (4/4/2026) menyangkut pembangunan Huntap di Jangka.
Di Jangka katanya, ada 45 unit yang dibangun Daarut Tauhid (DT) Peduli bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen. Kemudian, ada Huntap yang sedang dibangun BNPB di beberapa desa di Jangka.
Data sementara katanya, ada 71 unit yang sedang dibangun di antaranya di Alue Kuta, Kuala Ceurape, Bugeng dan Alue Bayeu Utang.
Di Bugeng katanya informasi dari Keuchik Bugeng, rumah sedang dibangun antara lain atas nama Syukran, Aisyah, Saiful Hadi, Muhammad Munir, Miswadi, Mukhlis Lutfhi, Herman, Rusmani dan Salbiah Bustami,” ujar camat.
Selain di Bugeng dan beberapa desa lainnya sedang dikerjakan BNPB di desa masing-masing.
Baca juga: 14 Santri Oemar Diyan Lulus Ujian Tahdid Mustawa ke Al-Azhar Kairo Mesir, Satu Raih Level Tertinggi
Khusus di Alue Kuta katanya, peletakan batu pertama sebanyak 45 unit sudah dilakukan beberapa waktu dan saat ini sedang dikerjakan.
Di Desa Alue Kuta selain yang dibangun DT Peduli juga ada bantuan dari BNPB sebanyak tiga unit milik warga Kuala Ceurape dibangun di Alue Kuta karena tanahnya di Alue Kuta,” ujar camat.
Camat menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap dengan dimulainya pembangunan huntap ini, warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera kembali memiliki hunian yang layak dan aman.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bireuen tahap pertama mulai membangun 365 unit rumah Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir di berbagai desa.
Untuk tahap 1, fokus utama pemerintah adalah penanganan rumah dengan kategori rusak berat. Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Bireuen, total kerusakan hunian warga akibat bencana banjir mencakup angka yang cukup besar, yakni mencapai 4.687 unit.
Jumlah tersebut terdiri dari berbagai kategori tingkat kerusakan, rusak berat yang masih dalam proses pendataan dan verifikasi. (*)
Berita Bireuen
lahan untuk Huntap
pembangunan Huntap
pembangunan Huntap untuk korban banjir
Prioritaskan Huntap untuk Korban Banjir
Serambi Indonesia
| Info Akun TikTok King Bireuen Bikin Gaduh, BPBD Tegaskan Hasil Verifikasi Tahap II belum Diumumkan |
|
|---|
| Dosen dan Mahasiswa UMMAH Beri Pemahaman Hipertensi untuk Warga Desa Weu Jangka Bireuen |
|
|---|
| Jembatan Aramco Akhiri Era Rakit Bambu di Desa Kukue Peudada, Akses Warga Pedalaman Lancar |
|
|---|
| Dandim 0111/Bireuen Resmikan Jembatan Aramco di Peudada, Mobilitas Warga Kini Lebih Mudah |
|
|---|
| PT Orbis Tanah Luas Bangun Pabrik Pengolah CPO di Bireuen, DPRA Beri Dukungan Penuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Huntap-Beberapa-unit-rumah-Huntap-bagi-korban-banjir.jpg)