Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Timur

Disdikbud Aceh Timur Pantau Kedisiplinan Sekolah via Zoom

"Kegiatan ini adalah sarana pembinaan yang efektif. Kita harus terus berinovasi menemukan pola ideal untuk mengawasi program sekolah tanpa...

Tayang:
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Serambinews.com/HO/Serambinews.co/HO
Zoom meet Disdikbud Aceh Timur dengan seluruh Sekolah SD dan SMP se Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (4/4/2026). 

 

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Timur melakukan terobosan dalam sistem pengawasan pendidikan.

Memanfaatkan teknologi digital, Disdikbud menggelar monitoring serentak tingkat SD dan SMP di seluruh kabupaten melalui aplikasi Zoom Meeting pada Sabtu (4/4/2026).

Langkah inovatif ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Disdikbud Aceh Timur, Bustami, S.Pd., M.Si.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini menyasar pemantauan budaya "Guru Menyapa" di pagi hari serta melihat kondisi riil satuan pendidikan secara real-time.

Bustami, yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Aceh Timur, menjelaskan bahwa luas wilayah Aceh Timur menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan.

Pola daring dianggap sebagai solusi ideal untuk menjangkau ratusan sekolah secara masif dan cepat.

"Kegiatan ini adalah sarana pembinaan yang efektif. Kita harus terus berinovasi menemukan pola ideal untuk mengawasi program sekolah tanpa terkendala jarak," ujar Bustami.

Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan implementasi arahan Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I., M.Si, terkait efisiensi anggaran daerah.

Dengan sistem virtual, koordinasi tetap berjalan maksimal tanpa harus membebani biaya perjalanan dinas yang besar, sekaligus tetap memastikan disiplin guru dan ASN terjaga.

Baca juga: YARA dan Disdikbud Aceh Utara Teken MoU Pendampingan Hukum

Inovasi ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Koordinator MKKS, Suhaimi, S.Pd, menyebutkan bahwa media ini telah lama dinantikan sebagai wadah pelaporan langsung permasalahan pendidikan dari lapangan ke dinas terkait.

Menariknya, antusiasme tetap tinggi meski terkendala infrastruktur. 

Usman, Kepala SDN 1 Panton Rayeuk T, menceritakan perjuangan pihak sekolah yang harus bergerak mencari sinyal hingga ke area perbukitan agar tetap bisa terhubung ke pertemuan virtual tersebut.

Menanggapi kendala jaringan di wilayah terpencil, Disdikbud menjadikannya sebagai catatan penting untuk perbaikan ke depan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved