Berita Subulussaalam
Pembangunan Kelok 8 Subulussalam Diusul Jadi Proyek Strategis Nasional
Pemerintah Kota Subulussalam, sebut HRB berharap dukungan Pemerintah Pusat agar seluruh program ini dapat segera direalisasikan
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Subur Dani
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Subulussalam, M Rasyid ajukan empat program prioritas di daerahnya ditetapkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada Kementerian PPN/Bappenas
- Dokumen permohonan diserahkan langsung M Rasyid ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Selasa (7/4/2026)
- Program yang diusulkan antara lain pembangunan Jalan Tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen, Kabupaten Aceh Tenggara
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi I Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Wali Kota Subulussalam, M Rasyid ajukan empat program prioritas di daerahnya ditetapkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada Kementerian PPN/Bappenas.
Dokumen permohonan diserahkan langsung M Rasyid yang akrab disapa Haji Rasyid Bancin (HRB) ke Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Selasa (7/4/2026).
Baca juga: Datangi Bappenas, Wali Kota Subulussalam Ajukan 4 Program Prioritas Jadi Proyek Strategis Nasional
Program yang diusulkan antara lain pembangunan Jalan Tembus Gelombang Subulussalam-Muara Situlen, Kabupaten Aceh Tenggara.
Kedua pembangunan Kanal Oboh sebagai pengendali banjir sungai Lae Souraya.
Ketiga penanganan Jalan Nasional Subulussalam-Pakpak Bharat.
Terakhir penanganan tanjakan Kedabuhen, yang populer dengan istilah program Kelok Delapan Kedabuhen.
Baca juga: Lintas Subulussalam-Pakpak Bharat Diusul Jadi Jalan Kelok 8
"Program-program ini bertujuan untuk membuka akses wilayah terisolasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, mengurangi risiko banjir dan bencana, serta meningkatkan keselamatan masyarakat di jalur rawan kecelakaan," kata HRB dalam keterangan tertulis.
Pemerintah Kota Subulussalam, sebut HRB berharap dukungan Pemerintah Pusat agar seluruh program ini dapat segera direalisasikan demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Khusus mengenai penanganan tanjakan Kedabuhen, yang populer dengan istilah program Kelok Delapan Kedabuhen harus segera dilakukan.
Lantaran tanjakan Kedabuhen merupakan titik kritis yang berada di kawasan perbukitan dengan karakteristik tebing curam dan jurang dalam, yang setiap hari berpotensi menimbulkan
kecelakaan lalu lintas.
Baca juga: Kasus Korupsi Beasiswa Aceh, Kejati Tahan Tersangka Baru
Ruas ini merupakan bagian dari jalur strategis yang dilintasi oleh sedikitnya delapan kabupaten/kota di Aceh melalui Kota Subulussalam menuju Pakpak Bharat, Sumatera Utara dan Kota Medan.
Karakteristik jalan berupa tanjakan panjang, terjal, serta tikungan tajam dengan risiko tinggi bagi kendaraan, khususnya angkutan berat.
Setiap bulan, puluhan kendaraan terlibat kecelakaan di kawasan ini, dengan korban jiwa yang telah mencapai puluhan orang akibat berbagai insiden.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Subulussalam mengusulkan pengembangan Program Proyek Strategis Nasional (PSN) Kelok Delapan Kedabuhen sebagai solusi rekayasa geometrik jalan yang lebih aman dan berstandar tinggi.
Baca juga: Geledah Kantor PT Perikanan Indonesia Unit Simeulue, Kejati Usut Kasus Pengolahan Ikan
Berita Subulussalam
Subulussalam
proyek strategis nasional
Serambi Indonesia
Wali Kota Subulussalam
| Lintas Subulussalam-Pakpak Bharat Diusul Jadi Jalan Kelok 8 |
|
|---|
| Pertamina Pastikan Stok BBM di Subulussalam Aman, Antrean Akibat Peningkatan Permintaan Bersamaan |
|
|---|
| Korupsi Uang Pilkada, Jaksa Tahan Tiga Komisioner Panwaslih Subulussalam |
|
|---|
| Kabur dari Rutan, Kejari Subulussalam Tangkap DPO Terdakwa Pencurian |
|
|---|
| Cuaca Subulussalam Hari Ini, Lima Kecamatan Diprediksi Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/WALI-KOTA-SUBULUUSALAM-20260408.jpg)