Banjir Landa Aceh
Empat Bulan Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Krisis Air Bersih
“Sampai hari ini penyaluran air bersih ke warga masih kami lakukan, kebetulan setiap hari ada saja laporan warga yang butuh air,”
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Krisis air bersih masih melanda sebagian wilayah Aceh Tamiang pascabanjir empat bulan lalu.
Krisis air ini disebabkan cuaca kemarau yang sudah berlangsung lebih satu bulan dan belum normalnya distribusi air Perumda Tirta Tamiang.
“Jaringan kami banyak yang rusak, belum lagi kolam intake kekurangan air karena kemarau,” kata Direktur Perumda Tirta Tamiang, Juanda.
Minimnya stok air bersih ini membuat warga sangat bergantung terhadap distribusi air dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Aceh Tamiang.
Setiap harinya dinas ini menyiagakan tiga unit armadanya untuk mendistribusikan air bersih kepada warga.
“Sampai hari ini penyaluran air bersih ke warga masih kami lakukan, kebetulan setiap hari ada saja laporan warga yang butuh air,” kata Plt Kabid Damkar DPKP Aceh Tamiang, Doni Indrawan, Rabu (8/4/2026).
Baca juga: Pemkab Aceh Timur Buka Pendataan Susulan Rumah Rusak Akibat Banjir, Batas Waktu 10 April 2026
Dijelaskannya volume air yang didistribusikan kepada warga per harinya mencapai 40 ton.
Titik pengantaran ini bervariasi, mulai dari kawasan pemukiman umum, huntara hingga fasilitas publik, termasuk masjid.
“Termasuk huntara kami distribusikan karena sumur bor yang dibangun di situ kering,” ungkapnya.
Doni memastikan pelayanan air bersih ini masih terus dilakukan sesuai arahan Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi.
Dalam arahannya Armia selalu menekankan prioritaskan kebutuhan masyarakat.
“Kalau ditanya sampai kapan, kami bisa katakan ini akan terus dilakukan selama masyarakat butuh,” ujarnya. (*)
air bersih
Krisis Air Bersih
Krisis Air Bersih di Aceh Tamiang
Aceh Tamiang
Serambinews.com
Serambinews
| Pembangunan Jembatan Bailey di Blang Reubek-Aceh Utara Rampung, Kapasitas 20 Ton |
|
|---|
| Dua Jembatan Ambruk Akibat Banjir di Aceh Singkil belum Tersentuh |
|
|---|
| Protes Data Jadup dan Huntara, Warga Geruduk Kantor Reje |
|
|---|
| Seratusan Korban Banjir Gelar Aksi, Desak Transparansi Bantuan dan Penyediaan Hunian Layak |
|
|---|
| Tumpukan Kayu Sisa Banjir Mengering dan Terbakar, Damkar Aceh Tamiang Buka Layanan Pengaduan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/KRISIS-AIR-Petugas-Damkar-Aceh-Tamiang-masih-konsisten-mendistribusikan-air-bersih.jpg)