Banjir Landa Aceh
Pusat Anggarkan Rp 80 Miliar Bangun Jembatan Weh Porak
Proyek infrastruktur tersebut juga dilengkapi jalan pendekat sepanjang 20 meter, dengan total anggaran pembangunan sekitar Rp 80 miliar
Ringkasan Berita:
- Pemerintah pusat akan membangun jembatan Weh Porak di Kecamatan Pinto Rime Gayo, Bener Meriah
- Proyek infrastruktur tersebut juga dilengkapi jalan pendekat sepanjang 20 meter, dengan total anggaran pembangunan sekitar Rp 80 miliar
- HRD mengatakan, pembangunan jembatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas jalur lintas tengah Aceh, khususnya dalam mendukung mobilitas kendaraan berat
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Pemerintah pusat akan membangun jembatan Weh Porak di Kecamatan Pinto Rime Gayo, Bener Meriah, dengan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter.
Proyek infrastruktur tersebut juga dilengkapi jalan pendekat sepanjang 20 meter, dengan total anggaran pembangunan sekitar Rp 80 miliar.
Anggota Komisi V DPR RI, H Ruslan M Daud (HRD), mengatakan, pembangunan jembatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas jalur lintas tengah Aceh, khususnya dalam mendukung mobilitas kendaraan berat.
“Jembatan ini menggunakan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter. Selain itu, akan dilakukan penyesuaian geometrik jalan agar kendaraan besar, termasuk truk kontainer, dapat melintas dengan lancar,” kata Ruslan saat meninjau lokasi, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, spesifikasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan jalur distribusi logistik dari wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah menuju lintas timur dan wilayah lainnya.
Saat ini, pembangunan jembatan Weh Porak sudah memasuki tahap awal, yakni pengerjaan pondasi sebagai dasar konstruksi utama. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2026, sehingga dapat segera difungsikan sebagai jalur penghubung antarwilayah.
Ruslan menjelaskan, meski berada pada ruas jalan daerah, pembangunan jembatan tetap ditangani pemerintah pusat mengingat perannya yang strategis dalam jaringan transportasi regional.
Selain jembatan Weh Porak, pemerintah juga merancang pembangunan jembatan lain di kawasan tengah Aceh, seperti jembatan Enang-Enang yang saat ini masih dalam tahap desain. Proyek tersebut direncanakan mulai konstruksi pada periode 2027-2029 sebagai bagian dari pengembangan jalan nasional.
Sementara itu, pembangunan jembatan di Simpang Lancang juga akan menggunakan konstruksi rangka baja sepanjang 40 meter dengan jalan pendekat 10 meter, dengan nilai anggaran sekitar Rp 55 miliar.(am)
Jembatan Weh Porak
Bangun Jembatan Weh Porak
H Ruslan M Daud
HRD Haji Ruslan M Daud
Banjir Landa Aceh
Serambi Indonesia
Serambinews.com
Serambinews
| Tegas, Napi yang tidak Kembali ke LP Kualasimpang Berpotensi Ditetapkan DPO |
|
|---|
| Baru 45 Narapidana yang Kembali ke Lapas Kualasimpang, Tenggat Penyerahan Diri Berakhir 17 Mei |
|
|---|
| Tinjau Aceh Tamiang, Safrizal ZA Kebut Realisasi Huntap Korban Bencana |
|
|---|
| Pemkab Nagan Sudah Usul Pembangunan Kembali 2 Sekolah Hancur Diterjang Banjir di Beutong Ateuh |
|
|---|
| Tim BNPB Data Lokasi Pembangunan Rumah Korban Banjir di Bireuen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bangun-Jembatan-Weh-Porak.jpg)