Infrasruktur
Pembangunan Jalan Rundeng Subulussalam Diplot Rp 16 Miliar, Ardhiyanto Sambangi PUPR Aceh
Anggota DPRK Subulussalam, Ardhiyanto, SE, menyambangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Ansari Hasyim
Ringkasan Berita:
- Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan penanganan jalan rusak sebagai respons atas keluhan dan desakan masyarakat Subulussalam yang telah berlangsung lama.
- Kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, dan minim penerangan sudah sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Dede Rosadi | Subulussalam
SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Anggota DPRK Subulussalam, Ardhiyanto, SE, menyambangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh.
Langkah politisi PA yang akrab disapa Toto Ujung ini dilakukan untuk mengawal secara langsung program pembangunan jalan di Kota Subulussalam, mengingat kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak parah dan kerap memakan korban kecelakaan.
Toto Ujung mengatakan, kedatangannya diterima oleh Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir Mawardi Nur, ST, Sekretaris Dinas Ricky Soehady, ST, MT, beserta jajaran.
Baca juga: APDESI Minta Pemko Subulussalam Bayar Tunggakan Honor Perangkat Desa
Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan penanganan jalan rusak sebagai respons atas keluhan dan desakan masyarakat Subulussalam yang telah berlangsung lama.
“Dalam pertemuan itu, kami menegaskan jalan yang rusak harus segera diperbaiki tanpa ditunda,” kata Toto kepada Serambinews.com, Kamis (16/4/2026).
Ia menegaskan, kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, dan minim penerangan sudah sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan.
Menurut Toto, Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir Mawardi Nur, menyambut baik kedatangan pihaknya dan berkomitmen menindaklanjuti masukan dari DPRK Subulussalam, termasuk memetakan titik-titik kerusakan yang masuk kategori darurat agar menjadi prioritas penanganan.
“Dalam penjelasannya, untuk Kota Subulussalam tahun ini ada program dari dana TKD sebesar Rp 16 miliar untuk melanjutkan pembangunan jalan di wilayah Kecamatan Rundeng. Selain itu, perbaikan jalan juga akan diupayakan dari dana reguler,” jelas Toto.
Selain itu, tahun ini juga terdapat program lanjutan pembangunan jalan dari batas Aceh Selatan menuju perbatasan Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam.
Kemudian, terdapat pula plot anggaran senilai Rp 8 miliar untuk pembangunan jalan Subulussalam menuju Aceh Tenggara. Pengerjaannya akan dimulai dari Aceh Tenggara menuju Subulussalam.
Sementara itu, untuk wilayah Gelombang Muara Situlen, pada tahun ini akan dilakukan penyusunan dokumen perencanaan.
Dalam kesempatan yang sama, Toto menyebutkan Sekretaris Dinas PUPR Aceh, Ricky Soehady, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh melalui instansinya sangat peduli terhadap Kota Subulussalam.
Hal ini dibuktikan dengan turunnya tim teknis ke lapangan untuk melakukan survei kondisi jalan di Subulussalam.
| Pemasangan Jembatan Bailey di Ruas Jalan Menuju Singkil Terus Dikebut, Kendaraan Tetap Bisa Melintas |
|
|---|
| Anggota DPRK Warning SKPK, Bencana bukan Celah Lindungi Proyek yang tak Selesai |
|
|---|
| Al-Farlaky Bangun Empat Jembatan Sekaligus di Aceh Timur |
|
|---|
| 5 Tahun Rehab Irigasi Krueng Pase Belum Selesai, Dosen Unimal: Ketahanan Pangan Sandiwara Politik |
|
|---|
| Datok Penghulu Pastikan Normalisasi di Rantaupanjang sudah Sesuai Musrenbang Dusun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pupr-73u3u3.jpg)