Berita Banda Aceh
Momen Ridwan Kamil Jadi “Tour Guide” Tamu Internasional di Museum Tsunami Aceh
Mantan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, tampil tak biasa saat mengunjungi Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Sabtu (18/4/2026)
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Mantan Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, tampil tak biasa saat mengunjungi Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Sabtu (18/4/2026).
Kali ini, pria yang akrab disapa Kang Emil itu berperan langsung sebagai pemandu wisata (tour guide) bagi para tamu internasional yang merupakan arsitek dari berbagai negara.
Dengan gaya santai mengenakan kaos cokelat polos dan celana kasual, Ridwan Kamil memandu rombongan menyusuri setiap sudut museum, mulai dari lantai dasar hingga rooftop.
Ia menjelaskan secara detail konsep desain, filosofi ruang, hingga makna di balik setiap elemen bangunan yang ia rancang.
Diketahui, kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Persatuan Arsitek Internasional atau Union Internationale des Architectes (UIA) melalui program kerja Natural and Human Disasters yang menggelar konferensi internasional bertajuk International Conference on Natural & Human Disaster 2026: Rethinking Architecture – Disaster Risk Reduction, Resilience & Recovery (DR3) di Banda Aceh.
Baca juga: Pakar Arsitek Dunia Belajar soal Bencana ke Aceh, Menteri Ekraf RI Buka Konferensi Internasional DR3
Dalam agenda itu, para peserta dijadwalkan meninjau langsung Museum Tsunami Aceh sebagai salah satu contoh arsitektur yang lahir dari tragedi, namun berfungsi sebagai ruang edukasi dan refleksi.
Kang Emil menyebut, museum yang mulai dirancang pada 2007 dan diresmikan pada 2009 tersebut kini telah berusia sekitar 17 tahun.
Dalam kesempatan itu, ia pun berbagi cerita tentang proses kreatif sekaligus emosional saat merancang bangunan yang terinspirasi dari tragedi Tsunami Aceh 2004.
“Saya mendesain ratusan bangunan, tapi yang membuat saya meneteskan air mata hanya saat mendesain museum ini. Karena di baliknya ada begitu banyak kenangan dan korban,” ungkapnya.
Di bawah panduannya, para arsitek dunia tampak tak hanya mengagumi struktur bangunan, tetapi juga larut dalam suasana yang dihadirkan museum.
Beberapa di antaranya bahkan terlihat terharu saat menyaksikan visual dan narasi yang menggambarkan dahsyatnya tsunami 2004.
Baca juga: Ridwan Kamil Kenang Perjalanan Emosional Merancang Museum Tsunami Aceh
Kang Emil, mengaku bahagia melihat museum tersebut kini ramai dikunjungi, terutama oleh kalangan pelajar.
Menurutnya, antusiasme generasi muda dalam mempelajari sejarah bencana menjadi kunci untuk membangun masa depan yang lebih siap dan tangguh.
“Dengan belajar, kita bisa memahami dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” katanya.
Kesadaran pentingnya mitigasi bencana
| Ridwan Kamil Kenang Perjalanan Emosional Merancang Museum Tsunami Aceh |
|
|---|
| Musriadi Terpilih jadi Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar |
|
|---|
| Catut Foto Haji Uma dan Disandingkan dengan Wanita, Senator Aceh Lapor ke Polda:Pencemaran Nama Baik |
|
|---|
| Arsitek Dunia Gelar Konferensi Internasional di Aceh, Bahas Bencana Buatan Manusia dan Alam |
|
|---|
| OJK Aceh Dorong Program TPAKD Berbasis Data, Perluas Akses Keuangan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ridwan-kamil-kunjungi-museum-tsunami-aceh_april-2026.jpg)