Sabtu, 25 April 2026

Berita Aceh Utara

87 Kepsek di Aceh Utara Teken Perjanjian Kinerja, Kadisdik Aceh Beri Apresiasi

87 Kepala Sekolah di Aceh Utara menandatangani Perjanjian Kinerja sebagai komitmen peningkatan mutu pendidikan.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Serambinews.com/HO
TEKEN PERJANJIAN KINERJA - Seorang kepala sekolah di Aceh Utara meneken Perjanjian Kinerja, Jumat (24/4/2026), di Aula Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Foto Cabdisdik Wilayah Aceh Utara 

Ringkasan Berita:
  • 87 Kepala Sekolah di Aceh Utara menandatangani Perjanjian Kinerja sebagai komitmen peningkatan mutu pendidikan.
  • Kadisdik Aceh, Murthalamuddin, memberi apresiasi dan menegaskan lima sasaran strategis: pembelajaran, prestasi siswa, pengembangan guru, daya saing lulusan, serta tata kelola akuntabel.
  • Kegiatan ini dipandang sebagai kontrak moral dan profesional, sekaligus bukti transformasi pendidikan dari kebijakan ke aksi nyata.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh Utara menggelar Penandatanganan Perjanjian Kinerja bagi 87 Kepala Sekolah se-Kabupaten Aceh Utara, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Cabang Dinas Pendidikan Kecamatan Lhoksukon ini menjadi tonggak penguatan komitmen kepala sekolah dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, SPd, MSP memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Beliau menegaskan, bahwa dirinya terlibat aktif secara langsung dalam penyusunan draf perjanjian kinerja.

Terutama dalam merumuskan lima sasaran kinerja strategis yang menjadi inti dokumen tersebut.

"Lima sasaran kinerja ini kami rumuskan secara komprehensif melalui serangkaian diskusi dan masukan intensif,” kata Kadisdik Aceh

“Saya terlibat penuh dalam penyusunannya agar setiap target yang dibebankan kepada kepala sekolah benar-benar relevan dengan kebutuhan peningkatan mutu pendidikan di Aceh,” urainya.

Baca juga: Wujudkan Manajemen Pemerintahan yang Transparan, Pejabat Teken Perjanjian Kinerja

“Mulai dari pembelajaran, prestasi siswa, pengembangan guru, daya saing lulusan, hingga tata kelola sekolah yang akuntabel," ujar Murthalamuddin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah yang telah menunjukkan komitmen tinggi.

"Saya bangga karena para kepala sekolah tidak hanya menerima target, tetapi juga memahami makna strategis dari perjanjian ini sebagai landasan kerja bersama,” tukas dia.

“Ini bukti bahwa transformasi pendidikan di Aceh bergerak dari tataran kebijakan menuju aksi nyata di lapangan," tambahnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi sebagai pemateri.

Yaitu Prof Dr Zulfikar Ali Buto, MA dari UIN Sultanah Nahrasiyah (SUNA) Lhokseumawe dan Muhammad Iqbal, MPd dari Universitas Malikussaleh (Unimal).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved