Minggu, 26 April 2026

Berita Bireuen

Pembangunan Jembatan Teupin Mane Dikebut, Progres Hampir 16 Persen

Arus sungai yang deras akibat hujan di wilayah Takengon dan Bener Meriah tidak menghentikan aktivitas pembangunan.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Faisal Zamzami
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
ABUTMENT JEMBATAN - Rangkaian besi untuk abutmen jembatan Teupin Mane Juli, Bireuen, Sabtu (25/4/2026) sudah dirangkai dan hampir siap dicor.. 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Jembatan Teupin Mane di Juli, Kabupaten Bireuen, terus dikebut sejak dimulai pada awal Februari 2026.
  • Meski arus sungai cukup deras, pekerjaan tetap berjalan dengan baik.
  • Hingga Sabtu (25/4/2026), progres fisik pembangunan telah mencapai 15,58 persen atau mendekati 16 persen.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Yusmandin Idris | Bireuen 

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pembangunan Jembatan Teupin Mane di Juli, Kabupaten Bireuen, terus dikebut sejak dimulai pada awal Februari 2026.

Meski arus sungai cukup deras, pekerjaan tetap berjalan dengan baik.

Hingga Sabtu (25/4/2026), progres fisik pembangunan telah mencapai 15,58 persen atau mendekati 16 persen.

Pantauan di lokasi proyek menunjukkan berbagai alat berat beroperasi di dua titik, yakni di sisi utara dan selatan jembatan pada lintasan Bireuen–Takengon.

Arus sungai yang deras akibat hujan di wilayah Takengon dan Bener Meriah tidak menghentikan aktivitas pembangunan.

Sejumlah pekerja tampak sibuk menjalankan tugas masing-masing, seperti pengelasan besi untuk beton abutmen dan pekerjaan teknis lainnya.

Material konstruksi, termasuk tiang besi berbentuk pipa berukuran besar, juga terlihat telah tersedia di sekitar lokasi.

Baca juga: VIDEO - Jembatan Teupin Mane Dibangun Dua Bentang, Target Selesai Agustus 2026

Perwakilan BPJN Aceh melalui Satker PJN PPK 3.6 Provinsi Aceh, Febi Lesmana, menyampaikan bahwa progres pembangunan saat ini telah mencapai 15,58 persen.

“Pekerjaan utama saat ini adalah persiapan pengecoran pile cap untuk abutmen 1 di sisi selatan (Bireuen). Selain itu, juga dilakukan persiapan platform untuk abutmen lainnya serta pekerjaan pendukung, termasuk fabrikasi rangka baja di workshop Bukaka,” ujarnya.

Jembatan baru ini dirancang dengan konstruksi dua bentang, masing-masing sepanjang 80 meter, dengan satu tiang utama di bagian tengah. Total panjang jembatan mencapai 160 meter.

Lokasi jembatan berada di sisi timur jembatan rangka baja lama yang sebelumnya menjadi penghubung utama jalur tersebut.

Pembangunan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR RI, Roy Rizali Anwar, bersama sejumlah pejabat terkait telah melakukan kunjungan kerja ke lokasi untuk meninjau langsung progres pembangunan.

Pembangunan Jembatan Teupin Mane ini merupakan salah satu proyek strategis pasca bencana banjir bandang yang sempat melumpuhkan jalur utama Bireuen–Takengon.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved