Minggu, 26 April 2026

Rencana Pelayaran Aceh–Jakarta, Pengusaha Nilai Biaya Logistik Bisa Lebih Murah

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
Indonesiaferry.co.id
Logo PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan ferry/ro-ro jarak jauh rute Jakarta–Banda Aceh. 
Ringkasan Berita:
  • Rencana tersebut disambut positif oleh pelaku usaha logistik karena dinilai dapat menekan biaya distribusi barang ke Aceh.
  • Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Aceh, Zulfandi, mengatakan selama ini rantai logistik Aceh masih bergantung pada Pelabuhan Belawan, Medan, dengan ongkos yang relatif tinggi.

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tengah membahas rencana pembukaan lintasan angkutan penyeberangan ferry/ro-ro jarak jauh rute Jakarta–Banda Aceh.

Rencana tersebut disambut positif oleh pelaku usaha logistik karena dinilai dapat menekan biaya distribusi barang ke Aceh.

Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Aceh, Zulfandi, mengatakan selama ini rantai logistik Aceh masih bergantung pada Pelabuhan Belawan, Medan, dengan ongkos yang relatif tinggi.

Menurutnya, biaya pengiriman barang dari Banda Aceh ke Jakarta melalui jalur darat mencapai Rp2.000–Rp2.500 per kilogram. Sementara jika menggunakan jalur laut, biayanya bisa ditekan hingga sekitar Rp500 per kilogram.

Baca juga: Polisi Tangkap Tiga Tersangka Pencurian TBS Kelapa Sawit di Nagan Raya

Zulfandi berharap Pemerintah Aceh memberikan jaminan serta dukungan kebijakan agar layanan ASDP dapat beroperasi berkelanjutan tanpa terganggu persaingan tarif yang tidak sehat.

“Harus ada komitmen bersama agar jalur ini benar-benar berjalan,” ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) di Aula Multimoda Dinas Perhubungan Aceh, Jumat (24/4/2026).

Dari sektor peternakan, Kepala Balai Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak Indrapuri, Dayat, menyebut kebutuhan pakan ternak yang selama ini dipasok dari Jawa Timur memerlukan waktu pengiriman hingga 14 hari.

“Kami mengirim sekitar 1.100 ton pakan per tahun. Jika distribusi lebih cepat dan murah, tentu sangat membantu,” katanya.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T Faisal ST MT, menegaskan pembukaan jalur pelayaran langsung ini bertujuan memperkuat konektivitas serta meningkatkan efisiensi distribusi logistik ke Aceh.

Sementara itu, Executive Director Regional I ASDP, Theresia Damayanti, menyampaikan bahwa ASDP terus mengembangkan layanan penyeberangan berbasis kebutuhan pasar, khususnya sektor logistik. Saat ini ASDP mengoperasikan 218 kapal di lintasan komersial dan perintis, termasuk pengembangan rute jarak jauh Jakarta–Banda Aceh. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved