Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Berita Banda Aceh

UIN Ar-Raniry dan BPSDM Aceh Sepakat Perkuat Kompetensi Guru PAUD

penyusunan skema RPL bagi penerima beasiswa Bunda PAUD Aceh, penyusunan draft perjanjian kerja sama (PKS), serta penjadwalan sosialisasi program

Tayang:
Penulis: Rianza Alfandi | Editor: Muhammad Hadi
Humas UIN Ar Raniry
PERTEMUAN – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Mujiburrahman bersama jajarannya melakukan pertemuan bersama BPSDM Aceh dalam rangka menyepakati kerja sama peningkatan kompetensi guru PAUD melalui skema beasiswa RPL. Pertemuan berlangsung di ruang rapat Rektor UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu (29/4/2026). 

Ringkasan Berita:UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan BPSDM Aceh sepakat meningkatkan kompetensi guru PAUD melalui beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
 
Program ditargetkan mulai semester ganjil 2026/2027 untuk membantu guru PAUD meraih gelar sarjana dengan skema fleksibel tanpa mengganggu tugas mengajar.
 
Inisiatif ini diharapkan meningkatkan kualitas SDM PAUD sekaligus membantu mencegah kasus kekerasan pada anak usia dini.

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rianza Alfandi | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh bersama Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh menyepakati kerja sama peningkatan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui skema beasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Kesepakatan tersebut merupakan hasil pertemuan yang digelar di ruang rapat Rektor UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Rabu (29/4/2026). 

Pertemuan tersebut membahas penyusunan skema RPL bagi penerima beasiswa Bunda PAUD Aceh, penyusunan draft perjanjian kerja sama (PKS), serta penjadwalan sosialisasi program.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof Dr Mujiburrahman MAg, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mendukung program Pemerintah Aceh, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan usia dini.

“Ini bagian dari sinergi UIN Ar-Raniry dalam mendukung program pemerintah Aceh untuk masyarakat, terutama dalam peningkatan kompetensi guru PAUD,” ujarnya.

Baca juga: Rektor UIN Ar-Raniry Minta Pemda Perketat Pengawasan Daycare di Aceh

Ia menyebut, bahwa program ini ditargetkan mulai berjalan pada semester ganjil tahun akademik 2026/2027 sebagai bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan anak usia dini.

Prof Mujib juga menilai, kualitas PAUD di Aceh masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan SDM, infrastruktur, hingga standar layanan yang belum optimal.

“Masih ada persoalan SDM guru PAUD yang belum memenuhi standar, infrastruktur terbatas, serta layanan yang belum maksimal. Ini menjadi perhatian bersama,” katanya.

Lebih lanjut, dia juga menyinggung sejumlah kasus di lembaga penitipan anak yang berdampak pada kondisi psikologis dan fisik anak. Ia berharap program ini dapat menjadi bagian dari solusi.

“Kita berharap komitmen ini dapat membantu pemerintah Aceh dalam meminimalisir kejadian-kejadian kekerasan dalam pengasuhan anak usia dini,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, UIN Ar-Raniry membuka akses peningkatan kualifikasi akademik bagi guru PAUD melalui skema RPL, khususnya bagi mereka yang belum memiliki gelar sarjana.

Baca juga: Polresta Banda Aceh Tetapkan DS Tersangka Kekerasan Anak di Daycare, Buka Peluang Ada Pelaku Lain 

“Sebagian besar guru PAUD masih lulusan SMA. Melalui RPL, kita berikan kesempatan untuk meningkatkan kualifikasi akademik mereka,” katanya.

Program beasiswa RPL ini dirancang berlangsung selama empat tahun, dengan skema pembelajaran yang disesuaikan agar tetap memungkinkan guru menjalankan tugas mengajar.

Program beasiswa

Sementara itu, Kepala BPSDM Aceh, Marthunis  menyebut peningkatan kompetensi guru PAUD menjadi prioritas karena berdampak langsung pada kualitas pendidikan jangka panjang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved