Abdya
Jembatani Akses Pembiayaan Bagi Pengusaha Muda, HIPMI Abdya Kolaborasi dengan BSI Blangpidie
Ketua HIPMI Abdya, Akmal Al-Qarasie, mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi sinergi yang lebih konkret...
Penulis: Masrian Mizani | Editor: Eddy Fitriadi
Ringkasan Berita:
- HIPMI Abdya menjalin kerja sama strategis dengan BSI Blangpidie untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
- Kolaborasi difokuskan pada akses pembiayaan KUR syariah serta peningkatan literasi keuangan pengusaha muda.
- Program ini diharapkan menciptakan ekosistem ekonomi lokal yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Masrian Mizani I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sebagai upaya memperkuat fondasi ekonomi daerah, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengambil langkah strategis dengan menginisiasi kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Blangpidie.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan audiensi resmi dengan pimpinan BSI Cabang, Zaki Fuadi, di kantor bank setempat, Rabu (29/4/2026).
Ketua HIPMI Abdya, Akmal Al-Qarasie, mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi sinergi yang lebih konkret dalam mendorong pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Abdya.
Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar membangun hubungan kelembagaan, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperluas akses pembiayaan bagi para pengusaha muda.
“Selama ini, banyak pelaku usaha pemula memiliki potensi, tetapi terkendala pada akses modal. Kami ingin menjembatani itu melalui kemitraan yang produktif dengan BSI,” ujarnya.
Ia menyebutkan, fokus utama dalam audiensi tersebut adalah pembahasan optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis syariah.
Akmal menilai, skema pembiayaan yang mudah diakses, terjangkau, dan sesuai prinsip syariah menjadi solusi penting dalam meningkatkan kapasitas usaha anggota.
Tak hanya soal modal, kata Akmal, HIPMI juga menyoroti pentingnya literasi keuangan syariah di kalangan pengusaha muda.
Menurut Akmal, pemahaman yang baik terhadap sistem keuangan akan berdampak langsung pada keberlanjutan usaha.
Baca juga: Bupati Perintahkan Evaluasi Satpam RSUD-TP Abdya, Dua Orang Tidak Hadir Tanpa Alasan
Menariknya, konsep kerja sama yang ditawarkan tidak berhenti pada penyaluran dana. HIPMI Abdya telah menyiapkan peta jalan kolaborasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Program tersebut meliputi pendataan anggota untuk mengidentifikasi usaha potensial, pendampingan manajemen agar pelaku usaha menjadi lebih “bankable”, hingga monitoring pasca-pembiayaan guna memastikan usaha tetap berjalan stabil.
Selain itu, tambah Akmal, kedua pihak juga diharapkan dapat menggelar program edukasi bersama, seperti seminar dan workshop kewirausahaan, guna memperkuat mental dan kapasitas bisnis generasi muda di Abdya.
Melalui inisiatif ini, sambung Akmal, HIPMI Abdya optimistis hambatan klasik yang selama ini dihadapi pelaku UMKM—khususnya dalam hal akses pembiayaan dapat terurai secara bertahap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/HIPMI-Aceh-Barat-Daya-Abdya-audiensi-dengan-pimpinan-BSI-2026.jpg)