Berita Pidie
Warga Tiap Hari Ramai-ramai ke Dinsos Pidie, Cek Desil untuk Bisa Ditanggung JKA
"Warga memadati Dinsos Pidie telah terjadi di ujung Februari 2026. Hampir setiap hari warga datang ke Dinsos Pidie untuk konsultasi seputar desil,"
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Adalah melalui pemerintah gampong dengan mendatangi kantor keuchik.
"Warga boleh menyampaikan di kantor keuchik, bahwa data warga tidak sesuai. Seperti kondisi ekonomi sekarang ini telah berubah," kata Fazli, yang kini menjabat Kepala Dinas Syari'at Islam Pidie.
Sanggahan Desil
Menurutnya, warga boleh mengajukan perbaikan data DTSEN/DTKS, yang nantinya akan masuk ke proses musyawarah desa atau musdes.
Kata Fazli, bagi warga yang datang ke Dinsos Pidie untuk mengajukan usulan perbaikan atau sanggahan desil, maka warga harus membawa KTP maupun KK sebagai dokumen pendukung.
Selain itu, bukti ekonomi juga boleh dilengkapi jika warga memilikinya.
"Desil ditentukan otomatis oleh sistem pusat, bukan manual oleh petugas lokal. Tidak boleh secara "instan' untuk mengubah desil. Untuk itu, pastikan data warga, baik pekerjaan, penghasilan, kondisi rumah secara benar saat didata. Desil berubah hingga tiga bulan," ujarnya.
Di sisi lain, sebut Fazli, bagi warga yang melakukan pengecekan bansos, tentunya bisa menggunakan aplikasi resmi.
Warga boleh mengusul jika merasa berhak memperoleh bansos, tapi belum terdata.
Warga juga boleh melakukan sanggahan jika data orang lain tidak sesuai.
Untuk proses verifikasi setelah dilakukan pengajuan, bahwa data warga akan dilakukan verifikasi petugas di lapangan atau TKSK/BPS. Di mana petugas akan mengecek kondisi rumah, penghasilan dan lainnya.
"Hasilnya tidak langsung berubah, sebab perlu waktu dan validasi dilakukan berjenjang," ungkapnya. (*)
mengurus perubahan Desil
Desil JKA
data desil
Warga Pidie
Kadinsos Pidie
Dinsos Pidie
Serambinews.com
Serambinews
| Dipersip Pidie Buka Pendaftaran Lomba Resensi Buku Jenjang SMA, Siapkan Hadiah Rp 10 Juta |
|
|---|
| Haji Cilik TKIT Al Uswah Sigli Laksanakan Manasik Haji di Masjid Agung |
|
|---|
| Warga Pidie Ramai-ramai Ubah Pekerjaan Jadi Buruh Harian Lepas |
|
|---|
| Dua Advokat Pidie Somasi Gubernur dan DPRA, Sebut Pergub JKA Rugikan Warga |
|
|---|
| Takut tak Digratiskan Biaya Kesehatan, Warga Pidie Ramai-ramai Ubah Pekerjaan Jadi Buruh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-Pidie-ramai-ramai-mendatangi-Kantor-Dinas-Sosial-Pidie.jpg)